POLITIK HINDIA BELANDA TERHADAP UMAT ISLAM DI INDONESIA

Jannah, Miftahul (2014) POLITIK HINDIA BELANDA TERHADAP UMAT ISLAM DI INDONESIA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (339kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (169kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (100kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (232kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (222kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (248kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (317kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (263kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (179kB) | Preview

Abstract

Dalam pembahasan skripsi ini menggunakan pendekatan historis dengan metode penelitian kepustakaan yang mengacu pada sumber-sumber tertulis, seperti buku-buku yang berhubungan dengan politik Islam Hindia Belanda, khususnya buku-buku yang membahas mengenai umat Islam Indonesia di masa kolonial Belanda dan kebijakan politik Islam Snouck Hurgronje. Teori yang digunakan adalah teori kekuasaan Max Weber, untuk menganalisis kekuasaan Kolonial Belanda dalam menjalankan pemerintahannya di Indonesia.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, umat Islam yang terdiri dari ulama, haji dan Sultan, mempunyai peran besar dalam menjawab tantangan imperialis Barat terutama Belanda. Terbukti dengan banyaknya perlawanan terhadap Belanda yang dipimpin oleh Haji dan Ulama, ketika Belanda berusaha menerapkan sistem perdagangan monopoli yang bertentangan dengan sistem perdagangan masyarakat Nusantara. Tiga perang besar yang dipimpin oleh ulama, haji dan Sultan, adalah Perang Makassar (1660-1669), Perang Diponegoro (1825-1830), dan Perang Aceh (1873-1912). Peperangan tersebut menyebabkan kerugian besar pada Belanda, sehingga Belanda menyadari bahwa berbagai perlawanan umat Islam banyak dipimpin oleh para haji dan ulama. Hal itu membuat pihak Belanda mendatangkan ahli orientalisme Belanda Christiaan Snouck Hurgronje, untuk menyelesaikan permasalahan Belanda dengan umat Islam Indonesia. Penyelesaian tersebut berupa kebijakan politik yang dihasilkan oleh Snouck Hurgronje, dan dikenal dengan politik Islam Hindia Belanda.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Additional Information: Akhwan Mukarrom
Uncontrolled Keywords: Politik Hindia Belanda.
Subjects: Politik > Politik Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 14 Apr 2015 09:17
Last Modified: 14 Apr 2015 09:17
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1785

Actions (login required)

View Item
View Item