Nilai kebalaghahan al Quran: kajian metafora dalam kitab tafsir al Munir fi al Aqidah wa al Shariah wa al Manhaj karya Wahbah al Zuhaili

Assafiqi, Moh. (2017) Nilai kebalaghahan al Quran: kajian metafora dalam kitab tafsir al Munir fi al Aqidah wa al Shariah wa al Manhaj karya Wahbah al Zuhaili. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (787kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (2MB)

Abstract

Balaghah merupakan suatu disiplin ilmu yang berlandaskan pada kehalusan jiwa dan ketajaman menangkap keindahan dan kejelasan perbedaan yang samar di antara macam-macam uslub (gaya bahasa). Ilmu balaghah selain mengkaji bagaimana cara mengungkapkan makna atau arti dengan menggunakan susunan kalimat yang indah dan pilihan kata yang tepat dengan berbagai gaya bahasa yang berbeda-beda, juga mengkaji bagaimana seni menggambarkan suatu ungkapan bahasa dengan berbagai bentuk gambaran imajinatif dalam mengekpresikan suatu makna. Salah satu seni pengungkapan makna dalam bentuk gambaran imajinatif yang dikemukakan pada sebagian ayat-ayat al-Qur’an adalah menggunakan gaya babasa isti'arah (metafora). Para mufassir banyak yang memberi perhatian tentang pembahasan gaya bahasa isti’arah, termasuk Wahbah bin Mustafa al-Zuhaili. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pemahaman wahbah al-Zuh{aili dalam kitab Tafsir al-Munir fi al-Aqidah wa al-Syari’ah wa al-Manhaj, mengenai jenis gaya bahasa metafora yang terdapat dalam surat Ali Imran, aplikasi dalam penafsirannya, serta implikasi yang ditimbulkan bagi pembaca. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang mengarah kepada penjelasan model deskriptif analisis, yaknin mengklasifikasikan ayat-ayat yang mengandung majaz isti’arah, menguraikan, kemudian menganalisis implikasinya. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan ilmu bayan dan kebahasaan, dengan teknik pengumpulan data melalui riset kepustakaan (library research). Penelitian yang dilakukan menghasilkan kesimpulan bahwa, pertama, ragam pengungkapan gaya bahasa metafora dalam surah Ali Imran mencakup isti’arah tasrihiyyah, isti’arah makniyah, isti’arah asliyah, isti’arah taba’iyah, dan isti’arah murassahah. Kedua, Impliaksi yang ditimbulkan adalah izhar al-khafiy, yakni menampakkan perkara yang masih samar, idahu al-zahir laisa bi al-jaliy, yakni menjelaskan perkara yang telah nampak namun belum terlalu jelas, mubalaghah, yakni memberi kesan sangat atau hiberpolik, dan ja’lu ma laisa bi mariyyin mariyyan, yakni menjadikan perkara yang tidak nampak seolah-olah menjadi nampak (personifikasi).

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Balaghah al Quran; Wahbah al Zuhaili
Subjects: Al Qur'an > Mukjizat al Quran
Divisions: Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Assafiqi moh.
Date Deposited: 27 Jul 2017 08:02
Last Modified: 27 Sep 2017 03:06
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17821

Actions (login required)

View Item
View Item