Kisah Maryam menurut Kristen Katholik dan Islam

Seputri, Suhesti Tenis (1999) Kisah Maryam menurut Kristen Katholik dan Islam. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (178kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (121kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

Download (140kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (584kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (186kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (134kB) | Preview

Abstract

Dalam dogma Kristen Katolik, semakin tinggi nilai penghayatan iman kepada Maryam, maka semakin tinggi pula penghargaan terhadap Maryam, itupun didasari karena Bunda Maria itu rekan penebus dosa, juru selamat, pemulih, cermin kekudusan ialah Yesus Kristus. Tersira dalam al-qurán menyebutkan silsilah Maryam walaupun tidak sebanyak silsilah Yesus di dalam Injil, disana mengakui bahwa Yesus Kristus Tuhan mereka (Kristen) terlahir dari seorang gadis yang bernama “Maria”(Maryam). Rumusan masalah dalam pembahasan ini adalah; 1. Bagaimana pandangan teologis Kristen Katolik dan Islam tentang Maryam, 2. Bagaimana pandangan Kristen Katolik dan islam tentang kedudukan Maryam, 3. Bagaimana perbedaan dan persamaan pandangan Kristen Katolik dan Islam tentang Maryam. Metode pembhasan ini menggunakan metode induktif, metode deduktif dan metode komperatif. Kesimpulan dari pembahasan ini adalah; 1. Maria mempunyai peranan penting dalam sejarah Kristen khususnya bagi Gerja Katolik. Sebagai bukti bahwa Maria telah diangkat sebagai “Bunda Allah” yang peranan dan tugasnya tidak dapat digantikan oleh makhluk manapun. 2. Adapun kedudukan maria dalam keyakinan umat Katolik bahwa Bunda Maria merupakan satu kesatuan yang tak terceraikan antara ke-illahian dan kemanusiaan. Akan tetapi justru agama Islam menolak pemujaan yang berlebih-lebihan terhadap Maria, disebabkan terjerumuskan pada “Kesyirikan”. 3. Sedangkan perbedaannya itu diawali dengan anggapan yang berlebih-lebihan terhadap Maria sehingga punya kesan seakan-akan ada unsur ke-Tuhanan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Maryam; Kristen Katolik dan Islam
Subjects: Islam
Kristen
Perbandingan Agama
Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 25 Jul 2017 08:27
Last Modified: 25 Jul 2017 08:27
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17727

Actions (login required)

View Item
View Item