Irsad, Zaiful Al (2017) أسلوب البديع فى مقامة التهجد للزمخشري. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (256kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (453kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (3MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (8MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (9MB)
Bab 5.pdf
Download (678kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (1MB)
Abstract
Muhassinat Lafdziyah dan Muhassinat Maknawiyah merupakan cabang uslub Ilmu Badi yang mengkaji tentang keindahan lafadz serta maknanya. Dalam hal ini, peneliti memliih objek Maqamat Tahajjud Imam Az-Zamahsyari. Nama lengkap imam al Zamakhsyari adalah Abu al Qasim Mahmud ibnu Umar Ibnu Muhammad ibnu Ahmad al Khuwarizmi al Zamakhsyari. Ia lahir pada hari Rabu 72 Rajab 792 H, tepatnya pada tahun 4727 M di Zamakhsyar, suatu desa yang bertempat di daerah Khuwarismi, sekarang terletak di negara Turkestan, di Rusia. Zamakhsyari hidup ditengah-tengah lingkungan yang bersemangat dalam menuntut ilmu. Zamakhsyari wafat pada malam ‘Arafah setelah kembalinya dari Makkah, tepatnya pada tahun 835 H di Yordaniya, adalah salah satu daerah di Khawarizmi. Maqamat al-Maut ialah cerita pendek tentang kata-kata bijak dan nasihat kematian dengan menggunakan kata-kata sastra yang dihimpun oleh Imam
Zamakhsyari. Isi kandungan pada Maqamat Tahajjud yaitu mulyanya seseorang terletak pada ketaqawaannya serta pengabdiannya yang tulus kepada sang Khaliq Allah SWT. Dan juga dalam karya yang penuh makna tersebut menjelaskan kemulyaan derajat seseorang disisi Allah bagi orang yang menjalankan shlata malam. Pada penelitian ini, peneliti memliki tiga rumusan masalah yaitu : 1. Apa saja unsur-unsur keindahan lafadz pada Maqamat Tahajjud Imam Az-Zamahsyari? 2.Apa saja unsur-unsur keindahan Makna pada Maqamat Tahajjud Imam Az-Zamahsyari ? 3.Apa isi kandungan dari Uslub Badi yang terdapat pada Maqamat Tahajjud Imam Az-Zamahsyari? Dalam hal ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Kualitatif ialah metode yang lebih menekankan pada aspek pemahaman kualitas secara mendalam terhadap suatu masalah dan hasilnya bukan berupa angka-angka, sedangkan deskriptif ialah mendeskripsikan hasil-hasil penelitian secara sistematis fakta dan karakteristik objek dan subjek yang diteliti secara tepat. Kemudian langkah-langkah peneliti dalam mengumpulkan data ialah dengan menggunakan teknik tinjauan pustaka (library research), yaitu peneliti membaca berulang-ulang hingga menemukan data-data yang berkaitan dengan uslub badi, setelah itu peneliti melakukan analisis pada data-data tersebut dan menghasilkan hasil penelitian yang dikehendaki sesuai dengan rumusan masalah. Setelah melakukan penelitian pada Maqamat Tahajjud Imam Az-Zamahsyari, peneliti menemukan Uslub badi sebagaimana berikut : ditinjau dari Muhassinat lafdziyah : peneliti menemukan data-data yang terkandung Muhassinat Lafdziyah yaitu Jinas Ghoiru taam sebanyak 16 kata. Iqtibas 1 kata. Saja’ sebanyak 17 Kata. Sedangkan Muhassianat Makanawiyah yang peneliti temukan yaitu Thibaq 2 kata. Tauriyah 1 kata.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ilmu badi', maqamat tahajud |
| Subjects: | Kesusastraan > Sastra Arab Salat > Salat Sunat |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | Zaiful Al Irsad |
| Date Deposited: | 25 Jul 2017 07:32 |
| Last Modified: | 25 Jul 2017 07:32 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17689 |
