Studi tentang sistem penafsiran tafsir Fathul Qadir asy Syaukany

Zaini, Muhammad (1985) Studi tentang sistem penafsiran tafsir Fathul Qadir asy Syaukany. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (223kB) | Preview
[thumbnail of Abstraksi.pdf]
Preview
Text
Abstraksi.pdf

Download (122kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (107kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (972kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf

Download (236kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (302kB)

Abstract

Asy Syaukany bermadzhab Syiah, namun kitab tafsirnya dan karya-karya ilmiahna yang lain senantiasa menjadi perhatian para ulama sehingga karya-karyanya terutama tafsir Fathul Qadir dan Nailul Authaar dijadikan pegangan di berbagai perguruan tinggi dan perpustakaan-perpustakaan Islam Negara-negara Islam Saudi Arabia dan di Negara lainnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; 1. Bagaimana latar belakang dan tujuan penyusunan kitab tafsir Fathul Qadir. 2. Bagaimana membuktikan benar tidaknya bahwa kitab tafsir Fathul Qadir menggunakan metode campuran antara metode riwaayah dan diraayah. Bagaimana mengetahui sistematika yang ditempuh. 3. Bagiamana mengetahui nilai-nilai tafsir tersebut dari segi metode dan sistematinya. Metode pembahasannya menggunakan metode deduktik, metode induktif, metode historis dan metode komperatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah; 1. Melihat dari segi tujuannya penafsiran tafsir Fathul Qadir ini beraliran salaf yang ingin mengembangkan ijtihad, 2. Setiap metode penafsiran masih terdapat kelemahan-kelemahan termasuk di dalamnya metode bil ma’tsur dan metode birra’yi, dan untuk menghindari ataupun mengurangi kelemahan-kelemahan tersebut maka lebih tepat dan lebih baik menggunakan meode campuran yang memadukan antara kedua metode tersebut. 3. Tafsir Fathul Qadir dan tafsir al Manaar sama-sama menggunakan metode campuran, sehingga nilai metodenya sama. 4. Nilai sistematika tafsir Fathul Qadir sama dengan nilai sitematika tafsir Ibnu Jarir dan tafsir al Kasyaaf, karena ketiganya menafsirkan al-qur’an dengan menggunakan sistematika tartiibul aayaat.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: sistem penafsiran; tafsir Fathul Qadir asy Syaukany
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Tafsir
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 24 Jul 2017 05:46
Last Modified: 24 Jul 2017 06:10
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17687

Actions (login required)

View Item
View Item