Rehabilitasi (pemulihan) hak orang yang diputus tidak bersalah oleh pengadilan: studi perbandingan

Khasanah, Uswatun (1996) Rehabilitasi (pemulihan) hak orang yang diputus tidak bersalah oleh pengadilan: studi perbandingan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (107kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (146kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

Download (94kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (722kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf

Download (408kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf

Download (986kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (519kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (172kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (220kB) | Preview

Abstract

Fokus pembahasan dalam penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan: bagaimaan proses rehabilitasi/ pemulihan hak orang yang diputus tidak bersalah oleh pengadilan menurut KUHAP dan hukum Islam, bagaimana studi perbandingan mengenai rehabilitasi/ pemulihan hak orang yang diputus tidak bersalah oleh pengadilan menurut KUHAP dan hukum Islam. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku- buku yang berkaitan dengan rehabilitasi. Sedangkan dalam teknik penggalian data dilakukan dalam bentuk penelitian pustaka. Metode analisa data dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rehabititasi adalah usaha dalam rangka pemerataan keadilan, yang dimaksudkan agar rakyat kecil mendapat pengayoman terhadap perlakuan dari alat- alat penegak hukum yang kurang memenuhi rasa keadilan. Mengenai rehabilitasi antara KUHAP dan hukum Islam terdapat perbedaan dan persamaa yakni keduanya merupakan suatu aturan yang mempunyai kekuatan hukum yang bila terjadi suatu putusan yang keliru dalam suatu perkara pidana maka hakim wajib membetulkan dan membenarkan serta mengembalikan hak hak seseorang seperti semula dengan memberikan rehabilitasi dan putusan hukuman yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap tersebut harus diadakan peninjauan kembali. Mengenai perbedaan yang ada antara KUHAP dan hukum Islam itu bisa dilihat dari sangsi hukum yang terjadi pasa keduanya.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Rehabilitasi; Pemulihan hak orang; Pengadilan
Subjects: Hukum
Hak Asasi Manusia
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Users 71 not found.
Date Deposited: 21 Jul 2017 03:57
Last Modified: 21 Jul 2017 03:57
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17665

Actions (login required)

View Item
View Item