Penafsiran ayat-ayat al-Qurán tentang sihir dan kaitannya dengan hukum Islam

Umaiyah, Siti (1992) Penafsiran ayat-ayat al-Qurán tentang sihir dan kaitannya dengan hukum Islam. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (242kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (119kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (111kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (511kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf

Download (124kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (182kB)

Abstract

Sejarah timbulnya sihir sudah dikenal sejak kelahiran orang-orang Yahudi, mereka membuat kitab Allah lalu mempelajari Ilmu Sihir. Al-qurán dalam banyak ayat menyebut tentang keberadaan sihir, hal itu disebabkan karena keberadaan sihir tidak hanya pada masa silam saja, akan tetapi pada masa sekarang inipun masih tetap ada. Oleh karena itu Allah mengajarkan kepada manusia agar berlindung dari kejahatan tukang-tukang sihir. Rumusan masalah dalam pembahasan ini adalah; 1. Bagaimana pandangan para mufasir tentang hakikat sihir menurut ajaran al-qurán. 2. Bagaimana hukum mempelajari dan mengajarkan sihir menurut pandangan para mufassir. 3. Bagaimana hukuman bagi pelaku sihir. Metode pembahasan ini menggunakan metode induktif, metode deduktif, metode diskriptif dan metode komparatif. Kesimpulan dari pembahasan ini adalah; 1. Menurut kebanyakan mufassirin menyatakan bahwa sihir itu ada dalam kenyataan dan dapat berpengaruh terhadap seseorang yang terkena. 2. Hukum mempelajari dan mengajarkan sihir, sebagian ulama menyatakan boleh dan sebagian ulama yang lain menyatakan wajib bagi mufti dan dokter-dokter muslim, agar dapat mengetahui seseorang yang terkena sihir. 3. Seseorang yang melakukan sihir menurut kebanyakan ulama dianggap kafir dan harus dibunuh, jika sihirnya itu membahayakan dan mengancam keselamatan manusia, apalagi kalau sihirnya itu dapat membunuh seseorang.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: penafsiran ayat al-qurán; sihir hukum Islam
Subjects: Hukum Islam
Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 20 Jul 2017 05:08
Last Modified: 20 Jul 2017 05:08
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17647

Actions (login required)

View Item
View Item