Anshori, M. Anshori (1989) Tinjauan nilai hadis-hadis tentang waktu-waktu shalat maktubah dalam kitab al-Muwatta’ Imam Malik. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (250kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (121kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (119kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (653kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (1MB)
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (130kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (225kB) | Preview
Abstract
Nabi SAW melarang kepada para sahabatnya untuk tidak mencatat sesuatu selain al-qurán dan khawatir terjadi jumbuh dengan catatan ayat-ayat al-qurán. Sebagai akibat tidak dibukukannya itu maka dengan mudah timbulah pemalsuan hadis, terjadinya ketidak mulusan dalam hadis inilah sehingga mendorong untuk dilakukannya upaya penelitian tentang hadis Nabi yang dihimpun dalam kitab al-Muwatta’. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; 1. Bagaimana kwalitas persambungan sanad hadis tentang waktu-waktu shalat maktubah dalam kitab al-Muwatta’itu, 2. Bagaimana keadaan rawi-rawi hadis tentang waktu-waktu shalat maktubah dalam kitab Muwatta’. 3. Bagaimana keadaan dan kwalitas hadis/matan hadis tentang waktu-waktu shalat maktubah dalam kitab al-Muwatta’itu. 4. Bagaimana status kehujjahan hadis tentang waktu-waktu shalat maktubah dalam kitab al-Muwatta’itu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode induktif, metode deduktif dan metode komparatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah; 1. Hadis yang dinyatakan shahih secara umum ada 9 hadis yaitu hadis Abu Masúd al Anshari (hadis ke 1), hadis Aisyah (hadis 2 dan 4), hadis Abu Hurairah (hadis 5 dan 9), hadis Umar bin Khattab (hadis 8), hadis Anas bin malik (hadis ke 10 dan 11), hadis muqasin bin Muhammad (hadis 12). Hadis yang dinyatakan hasan lighaoirihi ada 3 hadis. 3. Sebagian besar hadis waktu-waktu shalat maktubah yang shahih ini juga diriwayatkan oleh al Bukhari. 4. Semua matan hadis waktu-waktu shalat maktubah dinyatakan sahih karena ada syawahidnya dalam kitab hadis yang lain. 5. Semua hadis waktu-waktu shalat maktubah dalam kitab al-Muwatta’dapat dijadikan hujjah.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | hadis tentang waktu-waktu shalat maktubah; kitab al-Muwatta’ |
| Subjects: | Salat > Salat, Waktu Hadis Buku > Buku bacaan -- Buku terpilih |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah |
| Depositing User: | Editor : samid library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 19 Jul 2017 03:18 |
| Last Modified: | 19 Jul 2017 03:18 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17618 |
