Rahmawati, Vivionita (2014) ANALISIS KARAKTERISTIK NASABAH TERHADAP KETENTUAN AKAD PENGGUNAAN PRODUK TABUNGAN MUDARABAH DI BPRS JABAL NUR SURABAYA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (778kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (132kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (274kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (168kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (335kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (448kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (204kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (97kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (35kB) | Preview
Abstract
Skripsi dengan judul “Aplikasi Penggunaan Produk Tabungan Mud{a>rabah di BPRS Jabal Nur Surabaya” adalah hasil penelitian lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pernyataan: bagaimana karakteristik nasabah BPRS Jabal Nur Surabaya dalam menggunakan produk tabungan mud{a>rabah? dan bagaimana analisis kesesuaian akad penggunaan produk tabungan mud{a>rabah di BPRS Jabal Nur Surabaya?.
Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis, yaitu analisis yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati dengan metode yang telah ditentukan. Data dihimpun dengan pengamatan yang seksama, mencakup deskripsi dalam konteks yang mendetail disertai catatan-catatan hasil wawancara yang mendalam, serta hasil analisis dokumen dan catatan-catatan.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa karakteristik nasabah tabungan mud}a>rabah di BPRS Jabal Nur Surabaya tidak sesuai dengan akad yang digunakan dalam konsep mud}a>rabah. Salah satu contoh nasabah yang melakukan kesalahan dalam akad mud{a>rabah yaitu ibu Tutik yang melakukan transaksi pada siang hari ia menabung tapi sore harinya sudah ia ambil. Dana yang ia miliki sebelumnya, kurang dari jumlah dana yang ingin ia ambil, dan akhirnya pihak bank mengambilkan dana yang belum diputar yaitu dana yang ia tabungkan tadi siang. Sedangkan, jika dilihat dari ketentuan dan persyaratan yang ada di BPRS Jabal Nur Surabaya, dapat disimpulkan bahwa terjadinya ketidak sesuaian penerapan akad mud}a>rabah yang ada di BPRS Jabal Nur Surabaya. Seperti yang diungkapkan Mazhab Maliki bahwa pengelola diberi wewenang untuk mengelolah dana sehingga mendapatkan keuntungan. Sedangkan dana yang belum diputar oleh bank seharusnya tidak boleh diambil nasabah, karena belum mendapat bagi hasil. Nasabah yang menyalahi aturan dalam akad mud}a>rabah dan tidak patuh dalam perjanjian yang telah ia setujui maka batal akad tersebut.
Sejalan dengan kesimpulan di atas, penulis memberikan saran kepada AO funding yang mengurusi nasabah secara langsung seharusnya menjelaskan kepada nasabah bahwa uang yang ia tabungan hari ini tidak boleh ia ambil hari itu juga karena uang belum diputar oleh bank, dan uang yang diambil tidak boleh lebih dari uang yang ada sebelumnya yaitu uang yang sudah mendapatkan bagi hasil. AO funding harus pandai dalam menangani beraneka ragam karakteristik nasabah di BPRS Jabal Nur Surabaya, agar memudahkan bank dalam menguasi pangsa pasar. Selanjutnya, bank seharusnya menjelaskan secara detail kepada nasabah tentang akad mud{a>rabah yang digunakan pada tabungan mud{a>rabah dengan menggunakan bahasa yang mudah difahami. Sehingga tidak akan terjadi kesalahan (ketidak sesuaian) penggunaan akad mud{a>rabah dalam tabungan yang ia miliki
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Muhammad Yazid |
| Uncontrolled Keywords: | Tabungan Mudarabah |
| Subjects: | Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Users 32 not found. |
| Date Deposited: | 13 Apr 2015 09:23 |
| Last Modified: | 13 Apr 2015 09:23 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1749 |
