Korelasi akal, iman dan akhlak dalam pandangan Hamka

Iswahyuni, Endra (1997) Korelasi akal, iman dan akhlak dalam pandangan Hamka. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (155kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (119kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (85kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (878kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (633kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (110kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (125kB) | Preview

Abstract

Dianugerahkannya akal oleh sang Pencipta kepada manusia merupakan bentuk kekhasan dari substansi termulia ini. Dengan kekuatan akal yang dimilikinya, manusia yang lemah ini dapat menundukkan dan mengendalikan alam dan sekitarnya. Dalam lapangan disiplin ke-Islaman, pembicaraan tentang perilaku manusia dibahas dalam bidang akhlak. Akhlak sering disebut susila, etika, moral, tata krama dan masih banyak lagi. Dalam pemikiran Hamka, khusunya tentang akhlak akal ditempatkan sebagai pusat kebaikan dan keluhuran budi serta sebagai sebab timbulnya semua prilaku yang utama. Rumusan masalah penelitian ini adalah; 1. Bagaimanakah mengenal pribadi, karya dan perjuangan Hamka. 2. Bagaimanakah pandangan Hamka tentang akal, iman dan akhlak serta bagaimana pula korelasinya. Metode pembahasan penelitian ini menggunakan metode historis, metode sintesis-deduktif dan metode analisa logis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah; 1. Hamka adalah seorang ulama bercorak tradisional yang cenderung rasional dan juga sebagai sastrawan, pujangga, budayawan dan politikus. 2. Bagi Hamka, jika iman ibarat kompas hidup maka akal memegang fungsi operasionalnya. Seseorang yang dapat mengaitkan akal dan iman dalam berakhlaq, maka mampu menyeimbangkan perilaku lahir dan batin baik dalam hubungan dengan diri sendiri, mausia lain, alam sekitar ataupun dengan Tuhan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: akal; iman; akhlak; Hamka
Subjects: Akhlak
Biografi
Iman Kepada Allah
Pemikiran
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 20 Jun 2017 04:07
Last Modified: 20 Jun 2017 04:07
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17364

Actions (login required)

View Item
View Item