Kyai Hasan Mukmin: studi tentang perannya memimpin perlawanan petani pada pemerintah Kolonial Belanda di Gedangan 1904

Umroh, Ulil Azmil (2017) Kyai Hasan Mukmin: studi tentang perannya memimpin perlawanan petani pada pemerintah Kolonial Belanda di Gedangan 1904. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (218kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (430kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (428kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (540kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (635kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (605kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (480kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (445kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (447kB) | Preview

Abstract

Peneliti membatasi permasalahan pada tiga hal, yaitu mengenai biografi Kyai Hasan Mukmin, latar belakang terjadinya perlawanan petani di Gedangan pada tahun 1904, dan peran Kyai Hasan Mukmni dalam perlawanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis untuk merekonstruksi sejarah, biografis untuk menggambarkan sosok Kyai Hasan Mukmin, dan sosiologis untuk mengetahui bagaimana kondisi masyarakat dibawah pemerintahan Belanda saat itu. Teori yang digunakan adalah teori konflik Jonathan Turner, teori tindakan sosial dan kepemimpinan oleh Max Weber, dan teori peran. Sedangan metodenya adalah metode sejarah, yang melalui step pengumpulan data (heuristik), kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Dari penelitian ini ditemukan fakta bahwa Kyai Hasan Mukmin merupakan tokoh yang memimpin perlawanan petani di Gedangan pada tahun 1904. Kondisi masyarakat dibawah pemerintahan Belanda mendesaknya untuk menggerakkan suatu kelompok masyarakat yang mayoritas adalah petani, melalui sebuah deklarasi bahwa dirinya dalah seorang Imam Mahdi yang akan membebaskan rakyat dari ketidakadilan. Pemberontakan Gedangan berlangsung cukup singkat, namun berhasil membuat Pemerintah Kolonial Belanda kuwalahan dan memasok pasukan dari pusat untuk memberi bantuan. Dampak terbesar dari perlawanan ini adalah dipecatnya Pejabat Residen Surabaya, karena kelalaiannya dalam menyelesaikan konflik-konflik yang terjadi di masyarakat.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Hasan Mukmin; perlawanan petani; Kolonial Belanda
Subjects: Biografi
Sejarah > Sejarah Indonesia
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Umroh Ulil Azmil
Date Deposited: 19 Jun 2017 06:36
Last Modified: 08 Sep 2017 06:32
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17347

Actions (login required)

View Item
View Item