Analisis hukum Islam terhadap syarat jatuhnya talak menurut Syiah Imamiyyah perspektif para ustaz at Tathir Surabaya

Effendi, Ach. Machfudz (2012) Analisis hukum Islam terhadap syarat jatuhnya talak menurut Syiah Imamiyyah perspektif para ustaz at Tathir Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Ach. Machfudz Effendi_C51208002 ok.pdf] Text
Ach. Machfudz Effendi_C51208002 ok.pdf

Download (5MB)

Abstract

Skripsi ini mengandung dua rumusan masalah, pertama bagaimana pandangan dan istinbat hukum para ustad At-Tathir Surabaya tentang syarat jatuhnya talak dalam Syi'ah Imamiyyah. Sedangkan rumusan masalah yang kedua adalah bagaimana analisis hukum Islam terhadap pandangan dan istinbat hukum para ustad At-Tathir mengenai syarat jatuhnya talak dalam Syi'ah Imamiyyah. Adapun yang dimaksudkan dengan "Syarat Jatuhnya Talak" di sini adalah terbatas pada niat dan saksi sebagai syarat sahnya talak dalam mazhab Syai'ah Imamiyyah perspektif para ustad At-Tathir Surabaya. Data penelitian yang digunakan, dihimpun melalui wawancara langsung kepada objek penelitian, yaitu para ustaz yayasan At-Tathir Surabaya yang beralamatkan di jalan Merutukalianyar gang 3 nomor 11. Data selain itu yang juga diperlukan guna kepentingan penelitian juga dihimpun melalui kegiatan kepustakaan, untuk selanjutnya dianalisis secara kualitatif deskriptif analitis dengan pola pikir deduktif. Dari penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa para ustaz At-Tathir berpendapat bahwa syarat jatuhnya talak ada 13 (tiga belas) buah yang mana harus terpenuhi semua. Di antara tiga belas syarat sah talak itu adalah niat dan saksi. Dengan adanya syarat niat, maka talak yang dilakukan dengan bercanda menurut mereka tidaklah sah. Hal ini bertentangan dengan hadis Nabi yang menjelaskan bahwa talak dapat jatuh meskipun dilakukan dengan bercanda. Mereka mendasarkan pendapatnya ini pada hadis imam Ja'far yang menyatakan bahwa talak yang sah adalah yang dijatuhkan oleh orang yang benar-benar hendak mentalak. Sedangkan saksi dalam talak menurut mereka berdasarkan pada surat At-Talaq ayat 2. Mereka juga mengatakan bahwa disyaratkannya saksi dalam talak ini bertujuan untuk menghindari datangnya mudarat di kemudian hari, selain itu talak ini adalah membatalkan akad suci pernikahan, oleh karenanya tidak dapat dilakukan sembarangan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Syarat jatuhnya talak; Syiah Imamiyyah
Subjects: Talak
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 12 Jun 2017 07:24
Last Modified: 05 Aug 2024 07:44
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17225

Actions (login required)

View Item
View Item