Simbol Pendopo Suwung dalam pewayangan: studi filosofis terhadap metafisika

Indah, Dyah Rozana (1999) Simbol Pendopo Suwung dalam pewayangan: studi filosofis terhadap metafisika. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (62kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (119kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (263kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (402kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (288kB) | Preview

Abstract

Di kalangan orang Jawa, kita masih menjumpai persoalan-persoalan dalam kehidupan itu diungkapkan dengan simbol-simbol yang menggambarkan kehidupan, baik itu dipergunakan untuk dirinya sendiri ataupun hanya sebagai media informasi mengenai kebenaran kehidupan. Salah satu simbol yang paling sering digunakan adalah perumpamaan dalam dunia pewayangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; 1. Bagaimanakah simbol Pendopo Suwung dalam pewayangan. 2. Apakah makna filosofis Pendopo Suwung dalam pewayangan. 3. Apakah pengaruh ajaran Islam yang masuk dalam simbol Pendopo Suwung dalam pewayangan. Metode pembahasan penelitian ini menggunakan metode deduksi, metode induksi dan metode analisa. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah; 1. Pendhopo Suwung dalam pewayangan menunjukkan kepada dua hal, yaitu : pendopo suwung dalam pengertian gambar pada gunungan atau kavon dan dalam pengertian keadaan atau ruang/pendopo ketika pagelaran wayang belum dimulai. 2. Pendhopo Suwung dalam pewayangan memiliki makna simbolik yang merujuk pada ajaran tentang metafisika yaitu asal usul serta tujuan hidup manusia. Bahwa manusia berasal dari ke-kosong-an, namun bukan kosong yang sebenarnya (seperti agama Siwa-Budha). Kosong yang hakiki adalah belum ada segala sesuatu kecuali zat Yang Maha Kuasa. 3. Pendhopo Suwung dalam gunungan maupun dalam pagelaran wayang merupakan salah satu bukti adanya pengaruh ajaran Islam yang kuat dalam pewayangan. Hal tersebut dapat dilihat melelui dua hal; a. Dari istilah kayon yang berasal dari bahasa Arab menunjukkan pengaruh budaya Arab (baca:Islam) dalam wayang yang dimasukkan oleh Raden Patah pada tahun 1521 M atau 1448 tahun Saka. b. Makna filosofis Pendhopo Suwung yang mengandung ajaran tentang asal usul kehidupan dan ajaran mengenai ketuhanan (tauhid), bahwa manusia asalnya tiada kemudian diadakan /dihidupkan oleh Allah, zat yang hidup (hayon/kayon) dan menghidupkan

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: simbol Pendhopo Suwung; pewayangan; metafisika
Subjects: Filsafat
Metafisika
Wayang
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 30 May 2017 01:47
Last Modified: 06 Oct 2021 08:19
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17069

Actions (login required)

View Item
View Item