Studi analisa tafsir an-Nasafi tentang penafsiran ayat-ayat mu’amalah

Bukhari, Bukhari (1989) Studi analisa tafsir an-Nasafi tentang penafsiran ayat-ayat mu’amalah. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (146kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (12kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (61kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (358kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (925kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (141kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (138kB) | Preview

Abstract

Menurut al-Gabasyi mengatakan bahwa tafsir an-Nasafi adalah termasuk tafsir bir-ra’yi yang terpuji dan dapat diterima. Dan tafsir tersebut merupakan ringkasan dari kitab tafsir al-Kasyaf dan al-Baidawi. Pembahasannya tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek, yang memuat dari segi i’rab, ilmu qira’ah, balaghah dan ilmu badi’ serta mengemukakan berbagai pendapat ahli fiqih. Akan tetapi an-Nasafi tidak membahas atau menolak pendapat Mu’tazilah yang ada di dalam tafsir al-Kasyaf dan mengikuti pendapat ahli Sunnah Wal-jama’ah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; 1. Apakah yang dimaksud dengan tafsir, ta’wil dan perbedaannya, 2. Apakah latar belakang dan tujuan penyusunan tafsiran-Nasafi itu, 3. Bagaimanakah metode dan sistematika yang digunakan oleh an-Nasafi dalam menafsirkan ayat yang menjelaskan tentang mu’amalah itu, kalau dilihat dari segi sumber penafsirannya, tertib ayatnya, cara penafsirannya dan sistematikanya. 4. Bagaimana pandangan dan pendirina an-Nasafi dibidang mu’amalah. Metode pembahasan penelitian ini menggunakan metode induktif dan metode diskriptif. Adapun kesimpulan penelitian ini adalah; 1. An-Nasafi adalah seorang mufassir yang telah memenuhi syarat untuk menafsirkan ayat al-Qur’an sesuai dengan bidang disiplin ilmu yang dimilikinya. 2. Latar belakang penyusunan tafsir an-Nasafi adalah untuk memenuhi permintaan seseorang agar menyusun sebuah kitab tafsir yang memuat dari segi i’rab, qira’ah balaghah dan menguatkan pendapat Ahli Sunnah serta menolak pendapat ahli bid’ah. Sedangkan tujuannya adalah untuk membentuk pikiran-pikiran Mu’tazilah yang dianggap bertentangan dengan faham sunni. 3.Metode penafsirannya apabila ditinjau dari segi sumber penafsirannya, baik secara keseluruhan maupun dalam menafsirkan ayat-ayat tentang mu’amalah termasuk menggunakan metode bir-ra’yi. Kalau dilihat dari segi tertib ayatnya termasuk menggunakan metode tahlili. 4. Sistematika penafsirannya, ditinjau dari segi banyak sedikitnya dalam memberikan penjelasan, termasuk sistematika sederhana. Sedangkan pendirian mufassir dibidang mu’amalah menganut mazhab Hanafi

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: tafsir an-Nasafi; penafsiran ayat mu’amalah
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 05 May 2017 09:17
Last Modified: 05 May 2017 09:17
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/16809

Actions (login required)

View Item
View Item