Anita, Suci (2017) Penerapan teknik Dictogloss untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V MI Nurul Huda 1 Kepatihan Gresik. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (182kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (606kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (656kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (3MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (290kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (243kB) | Preview
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi keterampilan menyimak cerita siswa rendah pada mata pelajaran bahasa Indonesia dikarenakan siswa kurang terbiasa dalam menyimak cerita dan pembelajaran menyimak dilakukan secara monoton, tidak mengaktifkan siswa. Dari 27 siswa hanya 12 (44,44%) siswa yang tuntas dan 15 (55,56%) siswa belum tuntas. Untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita tersebut, peneliti mengambil tindakan dengan menerapkan teknik dictogloss. Rumusan masalah: 1) Bagaimana keterampilan menyimak cerita siswa sebelum diterapkan teknik dictogloss? 2) Bagaimana penerapan teknik dictogloss dalam meningkatkan keterampilan menyimak cerita? 3) Bagaimana peningkatan keterampilan menyimak cerita setelah menerapkan teknik dictogloss?. Sedangkan tujuan dilakukan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui keterampilan menyimak cerita sebelum diterapkan teknik dictogloss. 2) Untuk mengetahui penerapan teknik dictogloss dalam meningkatkan keterampilan menyimak cerita. 3) Untuk mengetahui peningkatan keterampilan menyimak cerita setelah diterapkan teknik dictogloss. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kurt Lewin. Subjek penelitian ini terdiri dari 27 siswa kelas 5. Tindakan ini menggunakan 2 siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, penilaian tes dan non tes, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Keterampilan menyimak cerita siswa sebelum diterapkan teknik dictogloss tergolong masih rendah, hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata kelas yaitu 67 dan prosentase ketuntasan siswa masih 44,44%. 2) Penerapan teknik dictogloss dilaksanakan melalui 2 siklus, dikarenakan aktivitas siswa pada siklus I belum tercapai 78,33 (C), meskipun aktivitas guru pada siklus I sudah tercapai 81,25 (B). Pada siklus II hasil aktivitas siswa meningkat menjadi 86,6 (B) dan aktivitas guru meningkat menjadi 90,62 (SB). 3) Peningkatan prosentase ketuntasan belajar siswa siklus I diperoleh prosentase 70,37% dengan nilai rata-rata kelas 73,74 dan pada siklus II meningkat menjadi 85,18% dengan nilai rata-rata kelas 81
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Subjects: | Metode Pembelajaran > Metode Pembelajaran |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Anita Suci |
| Date Deposited: | 02 May 2017 07:49 |
| Last Modified: | 02 May 2017 07:49 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/16509 |
