Fitriyanti, Nur (2017) Facebook dan Instagram sebagai media publishing karya komikus di Melati Komik Studio Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (187kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (301kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (459kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (882kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (321kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (189kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (315kB) | Preview
Abstract
Di era digital seperti saat ini, media sosial dijadikan salah satu media publishing karya oleh komikus lokal Indonesia. Karena media sosial menjangkau khalayak secara luas serta banyak digunakan oleh semua kalangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, (1) Mengapa komikus Melati Studio Surabaya menjadikan Facebook dan Instagram sebagai media publishing?, (2) Bagaimana proses publishing karya yang dilakukan komikus Melati Studio melalui Facebook dan Instagram?, dan (3)Faktor apa saja yang harus diperhatikan dalam proses publishing tersebut?Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan budaya. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi partisipan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan penggunaan Facebook dan Instagram sebagai media publishing karya didasari oleh efektivitas sosial media tersebut, yang kedua karena penggunaan media sosial sebagai media publishing banyak dilakukan oleh komikus Indonesia (sedang trend). Yang ketiga karena mempublish karya di media sosial dapat menarik minat penerbit. Adapun proses publishing karya komik di Melati komik studio melalui dua tahap yakni tahap cetak secara indie (mandiri) dan memngunggah karya tersebut di akun Facebook dan Instagram komunitas tersebut. Kemudian, faktor yang harus diperhatikan dalam proses publishing karya adalah kualitas karya komik yang dibuat komikus dari segi cerita yang menarik hingga kemampuan gambar yang dimiliki komikus. Media publishing dijadikan instrumen untuk mengkomunikasikan identitas diri komikus melalui karya sehingga, sebagaimana asumsi teori ekologi media yang kedua yaitu media memperbaiki persepsi seseorang atau kelompok dan mengorganisasikan pengalaman mereka. Maka, dengan memanfaatkan Facebook dan Instagram sebagai media publishing, komikus dapat memperbaiki persepsi masyarakat tentang identitas seorang komikus dan komunitasnya.Rekomendasi bagi komunitas komikus lokal adalah perlu adanya pembinaan intensif bagi komikus muda oleh pemerintah agar karya anak muda bisa memperoleh tempat di masyarakat, perlu dibuat forum komunitas antar untuk berbagi ide dan membahas hal baru seputar dunia komik, dan perlu diadakan workshop terkait dengan bagaimana komikus agar bisa optimal dalam menggunakan media sosial untuk publishing karya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Facebook; Instagram; komikus |
| Subjects: | Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Fitriyanti Nur |
| Date Deposited: | 02 May 2017 04:40 |
| Last Modified: | 02 May 2017 04:40 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/16442 |
