Nugraha, Egi Setya (2017) Perbandingan penalaran dan komunikasi matematis siswa dalam memecahkan masalah matematika yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Anchored dan model pembelajaran Kooperatif tipe Think Talk Write di kelas VII SMP PGRI 9 Sidoarjo. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (198kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (344kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (189kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (299kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (426kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (673kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (126kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (156kB) | Preview
Abstract
Pemebelajaran matematika di sekolah berorientasi pada tercapainya tujuan pembelajaran matematika, dua diantaranya adalah kemampuan penalaran dan komunikasi matematis. Kemampuan penalaran matematis adalah kemampuan menjalankan prosedural penyelesaian masalah secara matematis dan menjelaskan atau memberikan alasan atas peneyelesaian yang dilakukan. Sedangkan kemampuan komunikasi matematis adalah kemampuan menyampaikan ide-ide matematika dalam bentuk tulisan maupun lisan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan penalaran siswa dalam meyelesaikan matematika yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran anchored dengan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP PGRI 9 Sidoarjo dengan sampel kelas VII B dan VII D sebagai sampel penelitian. Sampel kelas VII B diajar menggunakan pembelajaran think talk write, sedangkan sampel kelas VII D diajar menggunakan pembelajaran kooperatif tipe think talk write. Data hasil kemampuan penalaran dan matematis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika dianalisis dengan menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian kemampuan penalaran matematis dalam memecahkan masalah matematika didapat Zhitung = 3, 53 > Ztabel, = 1, 96, maka H0 ditolak, berarti dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran anchored dan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write. Sedangkan hasil kemampuan komunikasi matematis dalam memecahkan masalah matematika didapat Zhitung = 1,89 < Zhitung = 1,96 maka H0 diterima, berarti dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran anchored dan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Pembelajaran |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Nugraha Egi Setya |
| Date Deposited: | 25 Apr 2017 01:20 |
| Last Modified: | 25 Apr 2017 01:20 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/16154 |
