Konsekuensi penetapan hukum selain Al Quran dalam konsepsi Sayyid Qutb dan Ibn Kathir: studi penafsiran QS. Al Maidah 44-47

Maram, Ahmad Nabilul (2017) Konsekuensi penetapan hukum selain Al Quran dalam konsepsi Sayyid Qutb dan Ibn Kathir: studi penafsiran QS. Al Maidah 44-47. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (318kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (267kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (438kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (569kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (840kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (263kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (305kB) | Preview

Abstract

Data yang ditemukan dari al-Maidah: 44-47, bahwa yamg dimaksud dari kata atau lafal man (siapa saja) yang tidak menerapkan hukum Allah maka seorang tersebut kafir, dhalim, dan fasik menurut pandangan Sayyid Qutb merupakan satu kesatuan sifat yang tak bisa dipisahkan bagi sesorang yang tidak menerapkan hukum Allah, Sayid Qutb terkesan mengunakan keumuman lafalnya bukan pada sebabnya dalam menafsirkan ayat-ayat diatas.Sedangkan Ibn Kathir berpendapat bahwa seorang yang mengingkari hukum Allah maka orang tersebut adalah kafir, akan tetapi bila masih mengakui tetapi tidak berhukum dengannya maka seorang tersebut zalim yang fasik. Maka persamaan penafsiran antara Sayyid Qutb dan Ibn katsir terledak pada seorang yang mengingkari hukum Allah yaitu kafir. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Sayyid Qutb menggunakan kaidah al-‘Ibrah bi ‘umum al-lafẓ la bi khuṣuṣ al-sabab pada asbab al-nuzul. Serta mengkorelasikan ayat-ayat tersebut menjadi satu kesatuan. Sementara Ibn Kathir menggunakan fungsi hadith bagi tafsir al-Qur’an yakni bayan al-taqrir serta menggunakan kaidah al-‘Ibrah bi bi khuṣuṣ al-sabab la ‘umum al-lafẓ pada asbab al-nuzul. Serta memperhatikan munasabah yang zahirul irtibat. dari ayat sebelumnya bahwa ayat ini turun berkenaan dengan kaum Yahudi.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Penetapan hukum; Syyid Qutb; Ibn Kathir; Ibnu Katsir
Subjects: Hadis
Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Politik Islam
Depositing User: Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 18 Apr 2017 06:23
Last Modified: 07 Nov 2024 04:56
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/16087

Actions (login required)

View Item
View Item