Umam, Shohibul (1996) Studi ulang hukum Islam tentang koperasi simpan pinjam menurut keputusan Muktamar Tarjih Muhammadiyyah XXII 1409/1989 di Malang. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (132kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (225kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (430kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (5MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (266kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (404kB) | Preview
Abstract
Koperasi Indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial, beranggotakan orang orang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan. Dan koperasi simpan pinjam adalah koperasi yang berwatak pada simpan pinjam. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT surat al Maidah ayat 2 yang artinya "Dan tolong menolonglah kamu dalam hal kebajikan dan taqwa". Dari terjemahan ayat diatas, kita sebagai umat Islam bangsa Indonesia harus saling tolong menolong antar sesama. Dan kalau dilihat dari sudut kemasyarakatan bahwa hutang piutang juga berfungsi untuk tolong menolong. Rumusan masalah yang akan dibahas yaitu 1). Apakah tambahan pembayaran hutang dalam koperasi simpan pinjam termasuk riba? 2). Apakah dasar keputusan majelis tarjih Muhammadiyah XXII di malang 1989 membolehkan koperasi simpan pinjam? 3). Apakah yang melatarbelakangi perbedaan keputusan majelis tarjih 1968 di Sidoarjo bahwa bunga bank negara adalah termasuk perkara mutasyabihat dengan keputusan majelis tarjih XXII di Malang yang membolehkan koperasi simpan pinjam (hukumnya mubah)? Pada pembahasan ini dianalisis secara kualitatif dengan tahapan tahapan sebagai berikut: Editing yaitu pemeriksaan kembali dan pengolaan data guna memperoleh kejelasan, kesesuaian dan kelengkapan data. Pengorganisasian data yaitu guna memperoleh diskripsi sesuai dengan paparan dalam rumusan masalah. Analisa terhadap organisasi data yang sudah tersusun sedemikian rupa, guna memperoleh deskripsi tentang kaji ulang khusus islam terhadap koperasi simpan pinjam menurut keputusan majelis tarjih Muhammadiyah XXII di Malang. Kesimpulan dari pembahasan ini adalah bahwa tambahan pembayaran hutang dalam koperasi simpan pinjam tidak termasuk riba. Dasar keputusan majelis tarjih Muhammadiyah membolehkan koperasi simpan pinjam adalah karena tambahan pembayaran hutang pada koperasi simpan pinjam bukan termasuk riba dan tambahan itu akhirnya kembali kepada kesejahteraan anggota. Hukum antara bunga bank milik negara dengan koperasi simpan pinjam harus sama yaitu mubah karena keuntungan dari keduanya untuk kemakmuran anggotanya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Islam; Koperasi Simpan Pinjam |
| Subjects: | Bank Koperasi Hukum Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 12 Apr 2017 04:06 |
| Last Modified: | 08 Dec 2017 10:06 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/16060 |
