al ’Urf dan implikasinya terhadap hukum: studi perbandingan anatara Hanafiyah dan Malikiyah

Shohib, Khoirus (1999) al ’Urf dan implikasinya terhadap hukum: studi perbandingan anatara Hanafiyah dan Malikiyah. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (236kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (120kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (287kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (449kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (483kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (359kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (364kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (389kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (276kB) | Preview

Abstract

Hanafiyah dan Malikiyah dalam menerapkan konsep ‘urf secara luas terkadang silang pendapat ketika berhadapan dengan kasus tertentu misalnya akad yang berkaitan dengan produk industry, Hanafiyah membolehkan, sementara Malikiyah tidak membolehkan. Apa yang dikatakan Ibnu Qoyyim sebagaimana yang dinukil oleh Nasrun Haroen, bahwa suatu fatwa bisa berubah dan berbeda-beda karena perubahan zaman, tempat, lingkungan, niat dan adat kebiasaan manusia. Rumusan masalah dalam pembahasan ini adalah; 1. Apa persamaan dan perbedaan konsep ‘urf antara Hanafiyah dan Malikiyah, 2. Bagaimanakah implikasi (keterlibatan) ‘urf terhadap hukum. Jenis penelitian ini adalah penelitian perpustakaan. Sedangkan metode yang dipakai untuk menganalisis data menggunakan metode deskriptif dan metode komparatif. Kesimpulan dalam pembahasan ini adalah; 1. Tiada nash yang jelas mengenai definisi ‘urf, baik dari golongan Hanafiyah maupun golongan Malikiyah. Definisi ‘urf hanya dapat dibaca dari karya-karya ulama baru. Hanya saja dasar-dasar tentang pengertian ‘urf tersebut telah dikemukakan oleh Abu Hanifah dan Imam Malik melalui fatwa-fatwa mereka, khususnya yang berkaitan dengan masalah-masalah furu’iyah. 2. Baik Hanafiyah maupun Malikiyah memberikan kelelusaan terhadap eksistensi ‘urf, baik yang ‘amali maupun yang qauli di bidang hukum, khususnya hukum dari masalah-masalah yang muncul bersamaan dengan zaman kekinian. Kecuali masalah-masalah yang hukumnya telah ditetapkan oleh nash syara’ yang rinci (khas) atau qath’i.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: ‘Urf; Hukum Islam; Perbandingan Hanafiyah dan Malikiyah
Subjects: Fatwa
Hukum Islam
Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzhab
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 11 Apr 2017 04:29
Last Modified: 11 Apr 2017 08:43
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/16044

Actions (login required)

View Item
View Item