Agama perspektif Emile Durkheim

Kencana, Acha Priliya Hafiza (2017) Agama perspektif Emile Durkheim. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (7MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (225kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (221kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (287kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (316kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (337kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (274kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (282kB) | Preview
[thumbnail of Bab 6.pdf]
Preview
Text
Bab 6.pdf

Download (219kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (225kB) | Preview

Abstract

Agama merupakan segenap kepercayaan yang disertai dengan ajaran kebaktian dan kewajiban-kewajiban untuk menghubungkan manusia dengan Tuhan yang berguna dalam mengontrol dorongan yang membawa masalah dan untuk memperbaiki diri agar menjadi lebih baik. Di dunia ini setiap manusia pasti memiliki keyakinan yang dipercayainya dan hal itu sudah terjadi sejak zaman dahulu kala, maka dari itu bagaimana agama dari sejak zaman primitif, Emile Durkheim menelitinya dengan sangat rinci. Di dalam agama sendiri pun terdapat beberapa hal penting berhubungan tentang sosialisasi antar individu dan pemeluk agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan studi kepustakaan atau library research. Penelitian ini bertujuan menjelaskan agama dalam pandangan Emile Durkheim yang terfokuskan pada yang sakral dan yang profan dan menjelaskan alasan apa saja yang melatar belakangi konsep Emile Durkheim. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwasanya sakral dan profan itu memiliki perbedaan, yang sakral itu lebih diagungkan dan suci, sedangkan profan bersifat biasa saja, namun sesuatu yang profan juga dapat menjadi sakral.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Subjects: Budaya - Agama
Masyarakat
Agama dan Ilmu Pengetahuan
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama
Depositing User: Kencana Priliya Hafiza
Date Deposited: 17 Mar 2017 02:26
Last Modified: 17 Mar 2017 18:29
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/15952

Actions (login required)

View Item
View Item