Shofyana, Ika Yuhastutut (2017) PERGAULAN BEBAS PADA ANAK USIA REMAJA : STUDI KASUS KELUARGA TERDIDIK DI DESA KALANGANYAR, KECAMATAN KARANGGENENG, KABUPATEN LAMONGAN. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (598kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (385kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (313kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (436kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (531kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (504kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (767kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (388kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (456kB) | Preview
Abstract
Pergaulan bebas di kalangan remaja kian meningkat. Keluarga terdidik memiliki peranan penting guna membatasi perilaku pergaulan bebas di kalangan remaja, peneliti membatasi rumusan masalah yang hendak dikaji dalam skripsi ini yaitu: (1) Apa yang melatar belakangi pergaulan bebas anak usia remaja oleh keluarga terdidik di Desa Kalanganyar Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan? Metode yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi.Metode ini dipilih agar diperoleh data penelitian yang bersifat mendalam dan menyeluruh mengenai pergaulan bebas pada anak usia remaja studi kasus keluarga terdidik di Desa Kalanganyar Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan. Teori yang digunakan dalam menganalisis data yang diperoleh adalah teori fungsionalisme struktural oleh Talcott Parsons yang lebih menekankan dalam sistem sosial. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwasannya (1) Bentuk-bentuk pergaulan bebas yang dilakukan oleh remaja di Desa Kalanganyar adalah pegangan tangan, pelukkan, ciuman, sampai melakukan senggama dengan lawan jenis. Mereka dapat melakukannya di tempat-tempat sepi. Motif terjadinya pergaulan bebas yaitu adanya dorongan biologis yang tidak terkontrol, untuk mengekspresikan rasa cintanya, rasa ingin tahu yang berlebihan dan selain itu faktor lingkungan dan kecanggihan teknologi juga mempengaruhinya. (2) Latar belakang pendidikan keluarga tidak mempengaruhi remaja dalam melakukan perilaku menyimpang. Perilaku pergaulan bebas di kalangan remaja Desa Kalanganyar dikarenakan kurangnya kontrol diri sendiri, mereka cenderung mencari kesenangan sendiri tanpa menghiraukan nasehat orang tua.Sekeras-keras orang tua menasehati remaja cenderung menganggap hal itu tidak terlalu penting. Bahkan juga orang tua yang memberikan kepercayaan penuh kepada anak remajanya malah kepercayaan tersebut dimanfaatkan untuk hal-hal negatif seperti berhubungan seks diluar nikah.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Subjects: | Kenakalan Anak dan Remaja |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi |
| Depositing User: | Shofyana Ika Yuhastutut |
| Date Deposited: | 28 Feb 2017 06:35 |
| Last Modified: | 28 Feb 2017 06:35 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/15762 |
