Mussa'diyah, Liza (2014) PENGEMBANGAN KOGNITIF JEAN PIAGET UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR ANAK DISKALKULIA : STUDI KASUS PADA SISWA X DI MI PANGERAN DIPONEGORO SURABAYA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (171kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (219kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (247kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (258kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (328kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (201kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (406kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (195kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (95kB) | Preview
Abstract
Teori perkembangan kognitif Jean Piaget adalah salah satu teori yang menjelasakan bagaimana anak beradaptasi dengan lingkungan dan menginterpretasikan objek dan kejadian-kejadian sekitarnya. Piaget mempelajari mengapa dan bagaimana kemampuan mental berubah lama-kelamaan. Bagi Piaget, perkembangan bergantung sebagian besar pada manipulasi anak terhadap interaksi aktifnya dengan lingkungan. Dalam pandangan Piaget, pengetahuan berasal dari tindakan. Teori perkembangan kognisi Piaget menyatakan bahwa kecerdasan atau kemampuan kognisi anak mengalami kemajuan melalui empat tahap yang jelas. Masing-masing tahap dicirikan oleh munculnya kemampuan dan cara mengolah informasi baru. Teori ini diterapkan kepada seorang siswa X yang mengalami diskalkulia, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa tersebut.
Diskalkulia adalah kesulitan belajar yang menyebabkan anak menjadi tidak bisa berhitung. Mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika. Diskalkulia terjadi ketika anak tidak mampu memahami konsep-konsep hitung atau mengenali simbol-simbol aritmatika (tambah, kurang, bagi, kali, akar).
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana siswa “X” kelas IV yang mengalami diskalkulia dalam menjalani proses belajar matematika di MI Pangeran Diponegoro Surabaya ? Bagaimana bentuk penerapan teori pengembangan kognitif Jean Piaget terhadap siswa “X” yang mengalami diskalkulia di MI Pangeran Diponegoro Surabaya ? Bagaimana hasil akhir dari penerapan teori pengembangan kognitif Jean Piaget terhadap siswa “X” yang mengalami diskalkulia di MI Pangeran Diponegoro Surabaya ?
Dalam Penelitian ini penulis menggunakan pendekatan Diskriptif Kualitatif Partisipatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan latar alamiah dengan maksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian secara holistik (utuh), dengan mendeskripsikan data dalam bentuk kata-kata dan bahasa, dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Kualitatif partisipatif dipilih dengan alasan karena peneliti terlibat langsung dalam lapangan penelitiannya.
Dari penelitian ini didapatkan hasil data siswa “X” dalam menjalani pembelajarannya yaitu siswa tersebut mengalami beberapa masalah belajar, salah satunya adalah diskalkulia. Dengan penerapan teori pengembangan kognitif Jean Piaget yang disesuaikan dengan tahapan yang dimiliki siswa “X” menghasilkan adanya peningkatan dalam kemampuan belajar yang dimiliki.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Ali Maksum |
| Uncontrolled Keywords: | Pengembangan Kognitif Jean Piaget; Diskalkulia |
| Subjects: | Pendidikan Islam > Pendidikan Islam - Metode dan Sistem |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Kependidikan Islam |
| Depositing User: | Users 32 not found. |
| Date Deposited: | 06 Apr 2015 10:11 |
| Last Modified: | 06 Apr 2015 10:11 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1543 |
