Isma, Lathifah (2017) Konstruksi berita Ahok gugat UU Pilkada perihal cuti petahana pada portal media online jawapos.com dan kompas.com edisi September 2016: analisis framing model Robert N. Entman. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
B06213024 Lathifah Isma 2017 ok.pdf
Download (11MB)
Cover.pdf
Download (663kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (203kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (428kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (368kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (3MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (564kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (4MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (535kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (709kB) | Preview
Abstract
Masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah bagaimana define problems (pendefinisian masalah), diagnose causes (sumber masalah), make moral judgement (keputusan), dan treatment recommendation (merekomendasikan penyelesaian) dalam konstruksi berita ‘Ahok Gugat UU Pilkada’ pada portal media online Jawapos.com dan Kompas.com edisi September 2016. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan tentang: define problems (pendefinisian masalah), diagnose causes (sumber masalah), make moral judgement (keputusan), dan treatment recommendation (merekomendasikan penyelesaian) dalam konstruksi berita ‘Ahok Gugat UU Pilkada’ pada portal media online Jawapos.com dan Kompas.com edisi September 2016. Dalam menjawab pertanyaan tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian Analisis Teks Media. Dengan Studi Analisis Framing Model Robert N. Entman. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan cara mengumpulkan berita dari portal media online Jawapos.com dan Kompas.com edisi September 2016 seputar berita ‘Ahok Gugat UU Pilkada’, kemudian mencatat, memilih dan menganalisisnya sesuai dengan model penelitian yang digunakan. Dalam penelitian ini ditemukan Jawa Pos dan Kompas memiliki tujuan yang sama yaitu cenderung memperhatikan keuntungan segi ekonomi dibalik berita-berita politik yang mereka tuliskan. Kompas.com memiliki kecenderungan menampilkan sisi positif yang ada pada diri Ahok pada pemberitaan ini, sedangkan Jawapos.com cenderung mengangkat apa adanya isu yang sedang berlangsung. Jawa Pos lebih mengutamakan ideologi oplah atau minat pembacanya diwujudkan dengan selalu menampilkan sisi yang dianggap laku untuk dijual, tidak perduli aliran politik apa yang diusung oleh sang aktor politik. Sedangkan Kompas, memadukan kepentingan ekonomi dengan idealisme, dimana media ini menempatkan permainan wacana ditengah masyarakat yang pluralis.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ahok; UU Pilkada |
| Subjects: | Politik |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Isma Lathifah |
| Date Deposited: | 20 Feb 2017 02:00 |
| Last Modified: | 19 Sep 2025 04:12 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/15306 |
