Ismanto, Hadi (2016) Dakwah gerakan Islam radikal: studi model dakwah front pembela Islam Kecamatan Paciran Lamongan. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (144kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (247kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (4MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (333kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (362kB) | Preview
Abstract
Ada dua persoalan yang dikaji dalam tesis ini, yaitu: (1) Bagaimana model dakwah Front Pembela Islam di kecamatan Paciran, kabupaten Lamongan, (2) Bagaimana persamaan dan perbedaan antara model dakwah Front Pembela Islam di kecamatan Paciran dengan model dakwah pada umumnya. Untuk mengungkap persoalan tersebut secara menyeluruh dan mendalam, peneliti ini menggunakan kualitatif deskriptif yang berguna untuk memberikan fakta dan data mengenai model dakwah Front Pembela Islam di kecamatan Paciran, kabupaten Lamongan. Kemudian data itu dianalisis dengan menggunakan teori jarum suntik. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa: (1) Model dakwah Front Pembela Islam di kecamatan Paciran, adalah model dakwah yang identik dengan kekerasan dan tidak mengenal kompromi. Sebab, semua kader Front Pembela Islam telah didoktrin dengan kuat oleh pimpinan mereka, bahwa apa yang dilakukan semuanya adalah bagian dari menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar dan ruhul jihad. Sehingga, mengesampingkan aspek-aspek kemanusiaan. (2) adapun persamaan dan perbedaan antara model dakwah Front Pembela Islam di kecamatan Paciran dengan model dakwah pada umumnya, yaitu: (a) Pada aspek da’I, persamaannya memiliki kemampuan dalam memahami ajaran Islam. Perbedaannya adalah melalui jenjang kaderisasi. (b) aspek mad’u, persamaannya adalah memiliki latar belakang yang beragam. Perbedaannya adalah ekslusif (hanya yang memiliki kesamaan visi-misi dalam ajaran Islam). Aspek materi, persamaannya adalah amar ma’ruf nahi munkar. Perbedaannya adalah respon Front Pembela Islam pada permasalahan “salah-benar, halal-haram, bid’ah dan musyrik. (d) aspek media, persamaannya adalah menggunakan media dakwah “lisan, tulisan, visual, audio dan keteladanan. Sedangkan perbedaannya adalah menjadikan surau sebagai pusat kegiatan Front Pembela Islam.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Islam radikal |
| Subjects: | Dakwah > Dakwah, Komunikasi Komunikasi Islam |
| Divisions: | Program Magister > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Ismanto Hadi |
| Date Deposited: | 27 Jan 2017 02:38 |
| Last Modified: | 16 Oct 2024 02:01 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14904 |
