Konsep Nazm sebagai Mukjizat Al Quran menurut Al Baqillani dan Al Jurjani: kajian komparatif antara Kitab I'jaz Al Quran dan Dala'il Al I'jaz

Royana, Agam (2016) Konsep Nazm sebagai Mukjizat Al Quran menurut Al Baqillani dan Al Jurjani: kajian komparatif antara Kitab I'jaz Al Quran dan Dala'il Al I'jaz. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (324kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (569kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (425kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (615kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (895kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (767kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (279kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (288kB) | Preview

Abstract

Nazm sebagai salah satu mukjizat al-Quran adalah sebuah konsep buah pemikiran dari dua tokoh ilmu al-Quran, yaitu Imam al-Baqillani (403 H) dan al-Jurjani (471 H). Dari historisitas kedua tokoh tersebut, melahirkan sebuah pemahaman yang berbeda tentang konsep nazm. Penulis akan melakukan sebuah analisa komparatif bagaimana kedua tokoh ini memandang nazm sebagai salah satu aspek kemukjizatan al-Quran. Analisa dilakukan pada karya kedua tokoh ini, yaitu I’jaz al-Qur’an karya imam al-Baqillani dan Dala’il al-I’jaz karya al-Jurjani. Dari kedua karya agung tersebut, penulis konklusikan bahwa konsep nazm dalam kemukjizatan al-Quran yang dipahami oleh al-Jurjani tidak berhenti pada keindahan dalam pemilihan kata sebagaimana yang dipahami oleh al-Baqillani. Al-Jurjani berasumsi bahwa nazm al-Quran yang diindikasikan sebagai sebuah mukjizat bukan hanya rantaian lafz yang bersuara, tetapi kemukjizatannya terdapat pada substansi maknanya. Karena dalam pemahaman beliau, sebuah lafz hanyalah sebuah ekspresi implikatif dari makna yang telah terangkai terlebih dahulu di dalam pikiran sang penutur. Dari teori al-Jurjani ini, dikonklusikan bahwa lafz tersirat dan makna tersurat dalam nazm al-Quran yang komunikatif, gramatis, logis, inspiratif inilah yang mengandung mukjizat.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Nazm; al Baqillani; al Jurjani
Subjects: Al Qur'an
Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Divisions: Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Royana Agam
Date Deposited: 26 Jan 2017 03:11
Last Modified: 17 Oct 2024 02:10
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14836

Actions (login required)

View Item
View Item