Istiqomah, Istiqomah (1999) PERSPEKTIF ISLAM TERHADAP TRADISI TINGKEBAN DI KELURAHAN KARAH KODYA SURABAYA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (288kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (139kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (789kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (7MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (896kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (807kB) | Preview
Abstract
Islam merupakan risalah samawi yang diturunkan Allah Swt. Melalui Nabi Muhammad Saw. Didalamnya mengandung nilai nilai kebenaran dan kesempurnaan yang tinggi, dengan meliputi segi segi fundamental baik masalah duniawi maupun ukhroei, yang memberikan rahmat dan nikmat kepada seluruh alam semesta. Semua itu untuk mengantarkan manusia agar mendapatkan kebahagiaan di dunia maupun diakherat. Lagi pula islam merupakan agama yang universal, yang sesuai dengan fitrah manusia sebagai makhluk Allah Swt. Sehingga sebagai konsekwensinya agama islam mudah diterima oleh masyarakat.
Adapun masalah yang akan dibahas 1). Bagaimana pemahaman dan pengamalan masyarakat islam di kelurahan karah surabaya terhadap ajaran islam baik dalam aqidah maupun ibadah? 2). Bagaimana kepercayaan masyarakat islam kelurahan karah surabaya terhadap tradisi selamatan khususnya tingkeban? 3). Bagaimana perspektif islam terhadap tradisi tingkeban?
Dalam pembahasan ini digunakan metode deduksi, berangkat dari fakta fakta atau peristiwa yang bersifat umum menuju fakta fakta yang bersifat khusus. Metode induksi, berangkat dari fakta fakta atau peristiwa yang kongkrit yang kemudian ditarik generalisasi yang bersifat umum.
Kesimpulan dari pembahasan ini bahwa aqidah merupakan masalah fundamental dalam islam yang dapat direalisasikan dalam aktivitas sehari hari yang dirangkum dalam arkanul islam. Karena tegaknya aktivitas keislaman dalam kehidupan seseorang itulah yang dapat menerangkan bahwa orang itu memiliki aqidah atau menunjukkan kualitas iman yang ia miliki. Seperti hal nya yang terdapat pada masyarakat islam di kelurahan karah surabaya, dari data data yang diperoleh diatas menunjukkan bahwa pemahaman mereka terhadap aqidah terbilang baik. Tingkeban disebut juga mitoni yang dilakukan pada usia kehamilan enam bulan berjalan pada anak yang pertama. Menurut pandangan islam tingkeban adalah merupakan salah satu pengorbanan, shodaqah untuk mensyukuri nikmat tuhan yang telah diberikan kepada hambanya. Sedangkan yang dilarang dalam islam adalah tingkeban yang mengikuti adat istiadat tradisi kuno yang bertentangan dengan akidah islam yang artinya dengan niat hormat kepada dayang setempat agar mau menjaga bayi serta ibunya dari gangguan roh halus.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi Tingkeban |
| Subjects: | Perbandingan Agama Perbandingan Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama |
| Depositing User: | Users 71 not found. |
| Date Deposited: | 12 Jan 2017 04:39 |
| Last Modified: | 12 Jan 2017 04:39 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14800 |
