Junaidi, Moh. (1990) Tinjauan Islam terhadap Pailit setelah diadakan pembayaran hutang. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (214kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (161kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (137kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (292kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (916kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (983kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (176kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (205kB) | Preview
Abstract
Perikatan adalah suatu hubungan hukum mengenai harta kekayaan antara dua orang atau lebih yang memberikan hak kepada yang satu untuk menuntut suatu barang dari lainnya sedangkan orang lainnya di wajibkan memenuhi tuntutan itu. Oleh karena itu sifat dari hukum perikatan selalu berupa tuntut menuntut.
Pada penelitian ini penulis mengambil judul “Tinjauan Islam Terhadap Pailit Setelah Diadakan Pembayaran Hutang” dengan rumusan masalah: Bagaimana gambaran tentang perdamaian karena pailit yang dinilai sebagai perikatan tidak sempurna, dan bagaimana tinjauan hukum Islam tentang perdamaian karena pailit yang dinilai sebagai perikatan tidak sempurna?.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perdamaian pailit yang dinilai sebagai natuurlijke verbintenis adalah penagihan sisa hutang seorang pailit yang telah diberikan pembayaran sebagian dari hutang- hutang. Sedangkan dalam tinjauan hukum Islam bahwa orang yang pailit sesudah diadakan pembayaran hutang tidak boleh ditagih kembali hutang- hutangnya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Islam; Hutang piutang; Pailit |
| Subjects: | Hukum Islam > Utang Piutang |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah |
| Depositing User: | Users 71 not found. |
| Date Deposited: | 06 Jan 2017 09:04 |
| Last Modified: | 13 Nov 2019 02:34 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14748 |
