Menelusuri epistemologi sosial profetik Kuntowijoyo

Arromizy, Moh. Nabil (2016) Menelusuri epistemologi sosial profetik Kuntowijoyo. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (468kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (298kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (472kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (194kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (227kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (250kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (886kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (572kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (646kB) | Preview

Abstract

Tujuan dalam penelitian skripsi ini adalah (1) Mendeskripsikan Ilmu Sosial Profetik Kuntowijoyo, (2) Menganalisis bangunan epistemologi Sosial Profetik Kuntowijoyo. Adapun masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah (1) Bagaimana Ilmu Sosial Profetik Kuntowijoyo, (2) Bagaimana Ilmu Sosial Profetik ditinjau dalam epistemologi umum. Dalam menjawab permasalahan penelitian ini, peneliti menggunakan metode analisis deskriptif (deskriptif analysis), untuk mendiskripsikan pemikiran Kuntowijoyo mengenai Sosial Profetik dan ditinjau dalam epistemologi umum yang berkembang di dunia Barat. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa Ilmu Sosial Profetik (ISP) merupakan gagasan penting Kuntowijoyo yang bertujuan untuk transformasi sosial dengan paradigm profetik yang merumuskan tiga pilar sebagai pijakan yaitu humanisasi, liberasi dan transendensi. Metode strukturalisme digunakan dalam menganalisis realitas sosial yang mengakui bahwa secara epistemologi, ada tiga sumber pengetahuan yaitu realitas empiris, rasio dan wahyu. Bangunan epistemologis tersebut lebih dekat dengan filsafat kritisisme Immanuel Kant dengan pandangan dualistiknya seperti dalam ajarannya tentang moral. Dari moral inilah Kant berusaha membawa manusia menuju sebuah kesadaran akan adanya realitas yang mampu memahami nomena, sebuah spirit transenden yang dapat melihat setiap fenomena dan menemukan apa yang ada dibaliknua sebagai sebuah kebenaran ataupun nomena.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Epistemologi; sosial profetik
Subjects: Filsafat
Filsafat > Filsafat Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Filsafat Agama
Depositing User: Nabil Arromizy
Date Deposited: 28 Dec 2016 06:55
Last Modified: 06 Nov 2024 06:34
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14655

Actions (login required)

View Item
View Item