Darojat, Alvin (2016) Syahshiah Najmah al Lail fi riwayah Layali Turkistan li Najib al Kailani: tahlili nafsi inda Sigmund Freud - Karakter tokoh Najmah Lail dalam novel Malam-malam Turkistan karya Najib al Kaelani menurut psikoanalisa Sigmund Freud. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
A01211006 Alvin Darojat 2016 ok.pdf
Download (5MB)
Cover.pdf
Download (12MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (271kB) | Preview
Daftar isi.pdf
Download (406kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (748kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab3.pdf
Download (403kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (3MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (295kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (297kB) | Preview
Abstract
Novel “Malam-Malam Turkistan” adalah salah satu novel karya Najib Al-Kaelani. Novel ini bercerita tentang perjalanan hidup seorang wanita Turkistan, Najmah Lail, yang mengalami masa sulit dalam kehidupannya. Najmah lail tinggal di sebuah istana di Turkistan sebagai seorang pelayan, negara yang subur, aman, tentram dan damai itu tiba-tiba menjadi menakutkan setelah datangnya orang-orang Cina untuk menjajah Turkistan. Kehilangan seseorang yang dicintainya, lalu terpaksa menikah dengan seorang panglima prajurit Cina, hingga membunuh suaminya tersebut dengan lima tembakan pistol. Kemudian menikah dan hidup berpindah-pindah tempat agar tetap aman di tengah penjajahan, hingga akhirnya ia memilih pergi bersama anaknya entah kemana. Berdasarkan uraian di atas, dalam penelitian ini mencoba menjawab dua hal, yaitu : 1. Siapakah Najmah Lail dalam novel “Malam-Malam Turkistan” karya Najib Al-Kaelani? 2. Bagaimana karakter tokoh Najmah Lail dalam novel “Malam-Malam Turkistan” karya Najib Al-Kaelani menurut teori psikoanalisa Sigmund Freud? Menjawab rumusan masalah di atas, dapt disimpulkan bahwa : 1. Najmah Lail adalah salah satu tokoh dalam novel “Malam-Malam Turkistan”, yang mana Najmah Lail adalah salah seorang wanita yang mengalami masa sulit pada masa penjajahan Turkistan oleh Cina, hingga akhirnya ia membunuh suaminya sendiri yang seorang panglima prajurit Cina, agar tak banyak lagi pembantaian darah-darah rakyat Turkistan oleh suaminya tersebut. 2. Karakter Najmah Lail yang dianalisis menggunakan teori psikoanalisa Sigmund Freud menunjukkan bahwa karakternya didominasi unsur Super Ego. Unsur Super Ego merupakan kekuatan moral dan etika dari kepribadian, yang beroperasi memakai prinsip idealistik (edialistic principle) sebagai lawan dari prinsip kepuasan Id dan prinsip realistik dari Ego. Dalam hal ini, karakter yang menonjol dari Najmah Lail adalah ia termasuk orang yang sangat peduli dengan orang lain, kerajaan, negara dan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan orang lain dari kekejaman Cina. Prilakunya tersebut didasarkan pada nilai moral dan agama yang sangat diyakini dan ditaatinya. Sifat tersebut merupakan unsur tertinggi dalam teori psikoanalisa menurut Sigmund Freud. Sifat itulah yang dimiliki Najmah Lail dalam penggambarannya dalam novel ini.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Karakter tokoh; Najmah Lail; novel |
| Subjects: | Kesusastraan > Kesusastraan Inggris |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | Alvin Darojat |
| Date Deposited: | 28 Dec 2016 06:36 |
| Last Modified: | 07 Oct 2025 02:04 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14653 |
