Analisis hukum Islam terhadap jual beli solar high speed diesel di Sumber Kurnia Mandiri Kecamatan Karang Pilang Kota Surabaya

Firmansyah, Irsyad Prima (2016) Analisis hukum Islam terhadap jual beli solar high speed diesel di Sumber Kurnia Mandiri Kecamatan Karang Pilang Kota Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Irsyad Prima Firmansyah C72212124 ok.pdf] Text
Irsyad Prima Firmansyah C72212124 ok.pdf

Download (8MB)

Abstract

Skripsi ini hasil penelitian lapangan yang dilakukan di Kota Surabaya dan wilayah Jawa Timur dengan tujuan untuk menjawab permasalahan yang dituangkan dalan dua rumusan masalah yaitu: bagaimana penerapan jual beli solar High Speed Diesel di Kecamatan Karang Pilang Kota Surabaya? dan bagaimana analisis hukum Islam terhadap jual beli solar High Speed Diesel di Sumber Kurnia Mandiri Kecamatan Karang Pilang Kota Surabaya? Dalam menyelesaikan skripsi ini, merupakan jenis penelitian kualitatif yang pengumpulan datanya menggunakan cara wawancara, dokumentasi, observasi dan terakhir dengan telaah pustaka kemudian diolah dengan cara editing, dan organizing, serta menganalisis dengan menggunakan pola pikir deduktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pertama, mengenai saat transaksi jual beli solar High Speed Diesel, di duga terdapat ada unsur kesalahpahaman yang diakibatkan kurang ada pemahaman dari pihak pembeli dan kurangnya keterbukaan diawal oleh pihak penjual kepada pihak pembeli yang belum mengerti sifat alam dari solar High Speed Diesel. Dikarenakan pada saat serah terima barang, ketika ditimbang oleh pihak pembeli, ditemukan berkurangnya takaran yang tidak sesuai dengan perjanjian awal saat terjadi akad jual beli. Sedangkan yang kedua, jika dianalisis dengan hukum Islam ialah bahwa jika ada pihak yang merasa tidak rela dengan transaksi jual beli, maka tidak sah menurut syara’. setelah mendapatkan penjelasan yang baik dari pembeli maupun bukti proses jual beli dari awal hingga akhir, pembeli akhirnya mau mengerti dan paham. Terkadang juga ada tindakan khusus seperti mengganti kurangnya takaran tersebut sehingga asas kerelaan bisa terjadi. Dan unsur suka sama suka antara penjual dan pembeli mampu terlaksana. Sejalan dengan kesimpulan di atas, sebaiknya penjual memastikan kepada pembeli tentang kekurangan dan kelebihan solar High Speed Diesel. Selain itu pihak penjual sebaiknya menyediakan solar cadangan sebagai langkah untuk menambal kekurangan tersebut jika ada pihak pembeli yang tidak mau tahu tentang unsur tersebut.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Jual beli; solar
Subjects: Hukum Islam
Jual Beli
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Firmansyah Irsyad Prima
Date Deposited: 27 Dec 2016 04:08
Last Modified: 03 Jan 2024 07:57
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14598

Actions (login required)

View Item
View Item