HUBUNGAN KEAKTIFAN SISWA DALAM MENGAJARKAN TUGAS PAI DENGAN PRESTASI BELAJAR PAI SISWA KELAS II DI SMU ANTARTIKA SIDOARJO

Kurniawati, Tri Yuni (2000) HUBUNGAN KEAKTIFAN SISWA DALAM MENGAJARKAN TUGAS PAI DENGAN PRESTASI BELAJAR PAI SISWA KELAS II DI SMU ANTARTIKA SIDOARJO. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (712kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (139kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (837kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (5MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (836kB) | Preview

Abstract

Kegiatan belajar mengajar adalah suatu proses transformasi pengetahuan secara timbal balik antara pengajar dan peserta ajar. Keberhasilan kegiatan belajar mengajar dapat diukur dari keberhasilan transformasi pengetahuan, khususnya dari guru ke siswa. Bagi siswa, keberhasilan ini dapat diukur dari tingkat pemehamannya terhadap subyek yang dipelajari. Semakin berhasil suatu kegiatan belajar mengajar, semakin faham seorang siswa terhadap pelajarannya, sehingga ia dapat mengerjakan setiap tugas atau ujian yang diberikan, dengan demikian keberhasilan atau prestasi belajar ini dapat tercermin pada nilai rapornya.
Dari 53 responden yang mengembalikan angket didapatkan data bahwa 22 ( 41,51%) siswa tergolong memiliki keaktifan tinggi dengan prestasi belajar baik, 7 (13,12%) siswa tergolong memiliki keaktifan tinggi dengan prestasi belajar kurang baik, 6 (11, 32%) siswa tergolong memiliki keaktifan rendah dengan prestasi belajar baik, dan 18 (33,96%) siswa tergolong memiliki keaktifan rendah dengan prestasi belajar kurang baik.
Berdasarkan data , terlihat kecenderungan siswa dengan tingkat keaktifan tinggi untuk memiliki prestasi belajar yang baik. Disisi lain siswa dengan tingkat keaktifan rendah cenderung untuk memiliki prestasi belajar yang kurang. Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara keaktifan siswa dan prestasi belajarnya. Hubungan antara keduanya telah diuji dengan tehnik koefisien korelasi phi. Dengan memanfaatkan data diatas, diperoleh phi = 0,507. Nilai ini dapat dibandingkan dengan nilai r pada taraf signifikansi 0,05 (0.273). Karena nilai phi hasil penelitian lebih besar dibanding nilai r pada taraf signifikansi 0,05 (0,273) dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan siswa dan prestasi belajarnya.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Agama Islam; Prestasi Belajar
Subjects: Pendidikan > Prestasi Belajar
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Users 71 not found.
Date Deposited: 02 Dec 2016 08:19
Last Modified: 02 Dec 2016 08:19
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14519

Actions (login required)

View Item
View Item