Saputra, Rizky (2016) Komunikasi krisis lembaga dakwah dalam mengatasi isu-isu negatif: studi kasus Lembaga Dakwah Islam Indonesia Surabaya dalam mengatasi isu negatif. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Rizky Saputra_F17214210 ok.pdf
Download (5MB)
Abstract
Keberadaan organisasi dakwah Islam menjadi sangat penting dalam melestarikan dan menebarkan nilai–nilai Islam kepada masyarakat melalui implementasi berbagai program, kebijakan maupun pemikirannya. Setiap organisasi dalam mencapai tujuannya, tidak terlepas dari faktor penghambat baik dari internal maupun eksternal, termasuk organisasi dakwah LDII yang selama ini di isukan negatif. Meskipun faktanya LDII masih eksis keberadaannya akan tetapi isunya tidak pernah hilang. Penelitian ini akan mengulas bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan oleh LDII dalam menghadapi situasi krisis ini menggunakan teori Komunikasi Krisis Situasional. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LDII lebih banyak melakukan pilihan strategi Non – existence strategies (LDII menolak adanya tuduhan atau isu negatif yang selama ini dialamatkan kepada LDII), Distance strategies (organisasi LDII mengakui adanya krisis dan berusaha untuk memperlemah hubungan antara organisasi dengan krisis yang terjadi), dan Ingratiation strategies (LDII berusaha mencari dukungan publik).
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Komunikasi krisis; LDII; isu negatif |
| Subjects: | Dakwah > Dakwah, Komunikasi Komunikasi Islam > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Divisions: | Program Magister > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Saputra Rizky |
| Date Deposited: | 30 Nov 2016 08:00 |
| Last Modified: | 03 Nov 2023 06:48 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14452 |
