Wulandari, Isnaini (2014) Shighu al mubalaghah fi juz’i Amma min al Quran: al dirasah al sharfiyyah - Sighot mubalaghoh dalam juz Amma dari al Quran. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
A01210063 Isnaini Wulandari 2014 ok.pdf
Download (7MB)
cover.pdf
Download (115kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (112kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (113kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (265kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (436kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (258kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (400kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (248kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (611kB) | Preview
Abstract
Al Quran adalah kitab Allah yang mulia, yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat jibril. Al-quran turun kepada nabi Muhammad secara berangsur-angsur, Alquran disanjung sebagai kitab suci yang memiliki nilai sastra paling tinggi. Didalam al-quran terdapat beberapa juz salah satunya adalah juz amma. Didalam juz amma terdapat beberapa ayat yang membahas beberapa masalah diantaranya masalah kehidupan, hari kiamat, menyantuni fakir miskin. Pada juz amma dimulai dengan surat an-naba dan diakhiri dengan surat an-nas. Dari kesekian surat terdapat beberapa ayat yang memiliki arti peninggian makna atau melebihlebihkan. Didalam bahasa indonesia, peninggian makna atau melebih-lebihkan perkataan disebut hiperbola. Sedangkan dalam bahasa arab hiperbola disebut dengan mubalaghoh. Hiperbola atau mubalaghoh adalah gaya bahasa yang melebih-lebihkan isinya baik dari segi sifat, jumlah, maupun ukurannya dengan maksud untuk memperhebat suasana yang hendak dimaksud. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka. Metode ini digunakan untuk menemukan hasil penelitian kepustakaan tentang sighot mubalaghoh dalam juz amma dari al-qur’an yang diuraikan melalui kata-kata secara rinci. Metode ini juga akan dapat menjawab rumusan masalah (1) bagaimana macam-macam bentuk sighot mubalaghoh dalam juz amma dari al-quran. Dari penelitian ini ditemukan bahwa (1) dalam surat an-nazi’at terdapat satu ayat yang mengandung makna hiperbola atau mubalaghoh yaitu kalimat واجفة yang artinya hati manusia itu benar-benar sangat ketakutan; dalam surat al-infithor terdapat satu ayat yaitu kalimat الكریم yang artinya maha mulia; surat al-buruuj terdapat empat ayat yaitu kalimat لعزیزا yang artinya maha perkasa, الحمید yang artinya maha terpuji, شھید yang artinya maha menyaksikan, الغفور yang artinya maha pengampun, الودود yang artinya maha pengasih,المجید yang artinya maha mulia; dalam surat al-ghosiyah terdapat dua ayat yaitu حامیة yang artinya sangat panas, ءانیة yang artinya sangat panas; dalam surat al-adhiyat yaitu ayat خبیر yang artinya maha mengetahui rahasia; dalam surat al-qoriah terdapat satu ayat yaitu حامیة yang artinya sangat panas; dalam surat al-humazah terdapat satu ayat yaitu ھمزة yang artinya pengumpat, لمزة yang artinya pencela; dalam surat an-nashr terdapat satu ayat yaitu تواب yang artinya maha menerima taubat.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sighot mubalaghoh; Juz Amma |
| Subjects: | Kesusastraan > Arab |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | Users 18 not found. |
| Date Deposited: | 03 Feb 2015 08:50 |
| Last Modified: | 08 Jul 2025 08:30 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/143 |
