Mahbub Djunaidi : Studi Pemikiran Tentang Khittah Plus NU Tahun 1987

Edi, Eka Setiawan (2016) Mahbub Djunaidi : Studi Pemikiran Tentang Khittah Plus NU Tahun 1987. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (155kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (871kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (869kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (161kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (163kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (177kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (176kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (961kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (964kB) | Preview

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini meliputi: 1). Bagaimana riwayat hidup Mahbub Djunaidi? 2). Bagaimana kondisi politik NU pasca Khittah NU 1926? 3). Bagaimana pemikiran Mahbub Djunaidi tentang Khittah Plus?. Untuk menjawab permasalahan tersebut penulis menggunakan metode sejarah dengan pendekatan biografis-historis dan menggunakan teori partisipasi politik, langkah-langkah yang digunakan yaitu Heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, agar dalam penelitian ini dapat tercapai tujuan: 1). Mengetahui bagaimana riwayat hidup Mahbub djunaidi. 2). Mengetahui kondisi politik NU pasca Khittah NU 1926. 3). Mengetahui bagaimana pemikiran Mahbub Djunaidi tentang Khittah Plus. Dalam penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa (1). Mahbub Djunaidi yang lahir di Jakarta pada 27 juli 1933 dari pasangan H. Djunaidi dengan ibu Muchsinati merupakan tokoh besar dalam dunia jurnalistik, organisasi dan politik. Pada usia muda Mahbub sudah aktif dalam dunia organisasi NU dan pada tahun 1960 menjadi anggota DPR-GR/MPRS dari fraksi partai NU. Mahbub Djunaidi meninggal di Bandung pada 1 Oktober 1995 pada usia 63 tahun. (2). Dinamika yang terjadi setelah adanya Khittah adalah ketidakjelasan sikap NU apakah NU meninggalkan politik praktis ataukan NU masih ada hubungan dengan PPP, hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya tokoh NU yang berada dalam kepengurusan partai PPP, kemudian muncul ketegangan politik antara NU dan PPP yang kemudian disusul dengan aksi penggembosan suara PPP oleh para tokoh NU untuk menjaga kenetralan politik dalam tubuh NU.(3). Pada tahun 1987 tepatnya pada Munas dan Konbes NU di Cilacap, muncul pemikiran Mahbub Djunaidi tentang Khittah Plus yang menginginkan NU menjadi partai politik kembali, latar belakang pemikirannya adalah karena masih banyaknya tokoh NU yang masih berada di PPP, NU hanya dijadikan alat pendulang suara bagi partai-partai lain dan menurut Mahbub politik merupakan satu-satunya cara efektif untuk mencapai tujuan. Dampak yang timbul dari pemikiran Mahbub Djunaidi antaranya mempertegas identitas NU bahwa NU benar-benar meninggalkan politik praktis yang dilakukan pada muktamar ke 28, tetapi juga membuka peluang bagi para politisi untuk tetap berpolitik praktis.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Mahbub Junaidi; Khittah plus
Subjects: Biografi > Biografi Islam
Biografi
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Setiawan Edi Eka
Date Deposited: 26 Oct 2016 08:01
Last Modified: 12 Nov 2019 06:18
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14113

Actions (login required)

View Item
View Item