Eksistensi Tuhan: dalam perspektif Ibnu Arabi

Hazim, Mabruroh (1997) Eksistensi Tuhan: dalam perspektif Ibnu Arabi. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (770kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (143kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (252kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (4MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (680kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (413kB) | Preview

Abstract

Kita memang mengakui adanya kebenaran mutlak yaitu Tuhan. Tetapi banyak manusia yang memahaminya secara beragam dan berbeda sesuai dengan tahapannya, karena itu lahir banyak pemahaman mengenai Yang Satu. Ia bisa berwujud dengan banyak nama. Hal tersebut sangat logis terjadi sebab Tuhan yang bersifat meterialis dan karenanya immateri dan tak terbatas itu tidak mungkin, bisa terjangkau oleh manusia yang fisikal dan terbatas, karena kesenjangan itulah melahirkan berbagai pemahaman dan pemikiran tentang wujud Tuhan. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah siapa sebenarnya Ibnu Arabi dan bagaimana eksistensi Tuhan dalam pandangan beliau. Bagaimana konsep Ibnu Arabi dalam faham wahdatul wujud. Serta perkembangan pemikiran ketuhanan Ibnu Arabi. Hasil akhir pembahasan menyimpulkan bahwa Ibnu JArabi dari Andalusia dengan nama lengkapnya Muhammad ibn Ali ibn Muhammad Al-Arabi ibn Ahmad ibn Abdallah al Hatimi al Ta'ia al Andalusia dilahirkan di Murcia, Spanyol Tenggara dari keluarga yang sholeh pada tanggal 27 Ramadhan 560 H atau 7 Agustus 1165 M. Eksistensi (keberadaan) Tuhan merupakan konsep yang aksiomafis. Akan tetapi dalam pandangan Ibnu 'Arabi ditinjau dalam dua sisi yaitu Immanen dan Transenden. Konsep Ibnu Arabi tentang wahdatul wujud menyatakan, bahwa yang ada itu hanyalah satu, yaitu Tuhan. Sedangkan Konsepsi ketuhanan ibnu Arabi banyak digemari disebabkan kecenderungan sufi masa kini pada realitas empiris dan menjadikan Al-Quran sebagai pijakannya artinya orang menafsirkan peristiwa-peristiwa dalam alam ini dengan Al-Quran ketika rasio tidak dapat menjelaskannya.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Tauhid; ketuhanan; teologi
Subjects: Aqidah
Aqidah
Wajib Belajar > Aqidah
Tuhan
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 24 Oct 2016 04:10
Last Modified: 30 Jun 2020 11:51
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14107

Actions (login required)

View Item
View Item