Pengingkaran Bani Isra’il terhadap kerasulan Nabi Muhammad dalam Kitab Taurat dan Injil perspektif Al-Qur’an

Masnida, Masnida (2016) Pengingkaran Bani Isra’il terhadap kerasulan Nabi Muhammad dalam Kitab Taurat dan Injil perspektif Al-Qur’an. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (5MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (214kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (391kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (459kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (543kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (573kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (556kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (252kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (215kB) | Preview

Abstract

Nabi Muhammad saw sebagai Rasul utusan Allah telah disepakati oleh seluruh ulama’ yang ada di alam jagat raya ini. selain itu juga, kehadiran beliau ke muka bumi ini tidak lain adalah menjadi rahmat bagi seluruh alam, sekaligus diutus untuk menjadi penutup para nabi. Hal ini bisa dibuktikan dengan salah satu bunyi dari ayat al-Qur’an, yang memiliki arti: tidaklah Aku ciptakan engkau Muhammad kecuali menjadi rahmat bagi seluruh alam. Bagi kaum Bani Isra’il, Muhammad bukanlah sosok nabi yang diidam-idamkan oleh banyak kaum. Bangsa (Bani Isra’il) ini melakukan pengingkaran terhadap sosok Rasulullah saw sebagai salah satu utusan Allah. Pengingkaran yang mereka lakukan adalah dikarenakan adanya dua alasan. Pertama, mereka sudah mulai terbuai dengan kehidupannya yang mulai mapan dan kokoh, seakan-akan tidak ada rasul yang bisa merubah pola hidup yang sudah ia bangun. Kedua, adanya kekhawatiran jika Rasulullah saw diutus ia akan merubah tatanan masyarakat yang ada di sekitarnya. Perlu kita cermati bahwa sosok Rasulullah saw sebagai utusan Allah sudah diceritakan oleh Allah dalam Kitab Taurat dan Injil. kitab-kitab suci yang hadir sebelum al-Qur’an sudah menjelaskan dengan detail tentang kepribadian Muhammad saw sebagai utusan Allah. Selayaknya bagi kaum Bani Isra’il untuk mengimaninya agar ia tetap menjadi bangsa yang kuat dan kokoh sepanjang masa. Al-Qur’an hadir dalam rangka menjelaskan motif dan bentuk pengingkaran yang dilakukan oleh Bani Isra’il. Misalnya disaat kaum Bani Isra’il dalam keadaan kepept, karena ia sudah diserang dan mau dibunuh oleh musuhnya, ia selalu meminta pertolongan kepada Allah untuk diselamatkan dari musuhnya atas nama rasul (Nabi Muhammad) yang akan datang kemudian. Akan tetapi setelah ia menang dari musuhnya ia mengingkari apa yang ia minta kepada Allah swt.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Bani Isra’il; Nabi Muhammad; al Qur’an
Subjects: Aqidah
Aqidah
Wajib Belajar > Aqidah
Al Qur'an
Divisions: Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 19 Oct 2016 08:41
Last Modified: 03 Dec 2019 05:09
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14093

Actions (login required)

View Item
View Item