Problematika penafsiran lafadz mustarak dalam Al Quran

Zakaria, Lalu Wahyudi (1998) Problematika penafsiran lafadz mustarak dalam Al Quran. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (98kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (158kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (250kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (388kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (283kB) | Preview

Abstract

Al quran adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. dengan jalan mutawattir dengan perantaraan malaikat Jibril. Al quran adalah berbahasa Arab, dalam tiap-tiap suratnya adalah mukjizat dan bagi yang membacanya adalah sebagai ibadah, bagi yang mengingkarinya dihukum kafir. Al quran adalah sumber asasi hokum Islam. Sedangkan didalamnya terdapat ayat-ayat yang dhonni dalalahnya, sehingga diperlukan adanya penafsiran. Mengingat pentingnya masalah ini dibahas sebagai upaya untuk menjelaskan secara tuntas tentang dalalah penunjukan arah yang dikandung oleh lafadz musytarak dalam al quran. Diakhir pembahasan ini dapat disimpulkan bahwa yang menyebabkan lafadz itu menjadi musytarak diantaranya adalah: Lafadz yang digunakan oleh suatu suku bangsa (qabilah) untuk makna tertentu dan oleh suku bangsa yang lain lagi, kemudian sampai kepada kita dengan kedua makna tersebut tanpa ada keterangan tentang perbedaan yang dimaksud oleh penciptanya. Lafadz itu diciptakan menurut hakekatnya untuk satu makna,kemudian dipakai pula kepada makna lain tetapi secara majazi (kiasan).Yang majazi ini kemudian masyhur pula hingga orang-orang menyangka bahwa arti ini adalah hakiki (sebenarnya). Lafadz yang semula diciptakan untuk satu makna kemudian dipindahkan kepada istilah syar'iy, untuk arti yang lain.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Lafadz musytarak; tafsir al quran
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 03 Oct 2016 07:14
Last Modified: 20 Nov 2020 08:40
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14070

Actions (login required)

View Item
View Item