Fuadah, Alfi Khoiriyatul (2014) PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK LATIHAN ASERTIF DALAM MENANGANI KESULITAN SISWA BERINTERAKSI SOSIAL DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KEMALA BHAYANGKARI 1 SURABAYA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (204kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (91kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (102kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (246kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (328kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (187kB) | Preview
bab 4.pdf
Download (372kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (92kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (89kB) | Preview
Abstract
Latihan Asertif merupakan salah satu teknik dari konseling behavioral, yaitu latihan ketrampilan berkomunikasi dengan orang lain, sedangkan hakikat dari konseling behavioral sendiri adalah untuk mengubah prilaku seseorang. Dalam penelitian ini peneliti menemukan siswa yang kesulitan dalam berinteraksi sosial Adapun ciri-cirinya adalah Pendiam, tidak banyak teman, jarang berbicara, tidak aktif dalam tugas berkelompok, takut bertanya pada guru saat pelajaran, sulit bergaul, suka menyendiri, merasa rendah diri, tidak berani mengungkapkan pendapat, menutup diri dari temannya dan sebagainya.
Dalam penelitian ini masalah yang diteliti adalah penyebab kesulitan siswa kesulitan berinteraksi sosial di SMP Kemala Bhayangkari 1 Surabaya, penerapan konseling behavioral dengan teknik latihan asertif dalam menangani kesulitan siswa berinteraksi sosial di SMP Kemala Bhayangkari 1 Surabaya dan hasil konseling behavioral dengan teknik latihan asertif dalam menangani kesulitan siswa berinteraksi sosial di SMP Kemala Bhayangkari 1 Surabaya
Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus. Adapun data tersebut diperoleh dari guru bimbingan konseling (konselor), siswa x (klien), wali kelas klien, dan teman sebangku klien. sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini adalah penyebab dari kesulitan siswa kesulitan berinteraksi sosial di SMP Kemala Bhayangkari 1 Surabaya yaitu siswa tersebut berkepribadian introvert (tertutup), memiliki IQ rata-rata bawah dan kurang kasih sayang dari ibunya. Sedangkan penerapan konseling behavior dengan teknik latihan asertif di SMP Kemala Bhayangkari 1 Surabaya menggunakan cara bermain peran yaitu konselor bermain peran dengan klien. Setelah dilakukan terapi terjadi adanya perubahan prilaku pada diri klien meskipun ada beberapa prilaku yang kadang-kadang masih dilakukan, sehingga terapi ini dikatakan cukup berhasil karena membawa perubahan pada diri klien
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Liliek Channa |
| Uncontrolled Keywords: | Latihan asertif; Kesulitan berinteraksi sosial; Konseling Behavioral; Konseling |
| Subjects: | Manajemen Pendidikan |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Kependidikan Islam |
| Depositing User: | Users 71 not found. |
| Date Deposited: | 17 Mar 2015 01:09 |
| Last Modified: | 17 Mar 2015 01:09 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1405 |
