Neo-sufisme Muhammadiyah: suatu studi atas Abdurrahim Nur

Biyanto, Biyanto (2015) Neo-sufisme Muhammadiyah: suatu studi atas Abdurrahim Nur. In: Diskursus Neo-Sufisme Muhammadiyah : Geneologi, Konstruksi dan Manifestasi. Pusat Studi Islan dan Filsafat (PSIF) - Universitas Muhammadiyah Malang, pp. 137-161. ISBN 978-979-796-353-8

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (247kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (354kB) | Preview
[thumbnail of Isi.pdf]
Preview
Text
Isi.pdf

Download (297kB) | Preview

Abstract

Perbincangan tentang Sufisme akhir-akhir ini banyak menyita perhatian umat. Hal itu dikarenakan, Sufisme menjanjikan pelakunya untuk memperoleh kedalaman makna dalam beragama, ketenangan, dan kehidupan yang bermakna (meaningful). Istilah Sufisme, biasanya digunakan para sarjana untuk menamai praktek keberagamaan yang bercorak mistik dalam tradisi Islam. Secara umum, tujuan dari Sufisme adalah membangun hubungan yang bersifat dialogis, antara hamba dengan Tuhan, melalui cara mengasingkan diri dan berkontemplasi. Karena itu, jangan heran jika seorang Sufi berdasarkan pengalaman spiritualnya, dapat merasakan kedekatan dirinya dengan Tuhan. Budaya beragama yang menekankan ketaatan pada elit agama (Kyai) hingga menuju kultus individu, jelas tidak popular di kalangan warga Muhammadiyah. Budaya beragama dalam Muhammadiyah, dikenal selalu menekankan prinsip untuk menggunakan nalar, tatkala memahami ajaran agama. Budaya menggunakan nalar dalam beragama itulah yang kemudian turut mengobarkan spirit tajdid bagi warga Muhammadiyah.

Item Type: Book Section
Uncontrolled Keywords: Budaya agama; elit agama; sufisme
Subjects: Tasawuf
Divisions: Karya Ilmiah > Artikel dalam Buku
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 16 Sep 2016 09:35
Last Modified: 01 Dec 2017 16:42
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14008

Actions (login required)

View Item
View Item