Perkawinan bagi penderita penyakit impotensi dalam perspektif hukum Islam

Muhammady, Zaky (2016) Perkawinan bagi penderita penyakit impotensi dalam perspektif hukum Islam. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (8MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (81kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (139kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (510kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (542kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (234kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (300kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (259kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (158kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian kepustakaan tentang ”Perkawinan Bagi Penderita ‎Penyakit Impotensi dalam Perspektif Hukum Islam”. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab ‎dua pertanyaan penelitian., Bagaimana definisi dan ciri-ciri perkawinan yang harmonis bagi ‎penderita penyakit impotensi?, Dan bagaimana hukum perkawinan bagi penderita penyakit ‎impotensi dalam perspektif hukum islam?.‎Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang juga merupakan penelitian kepustakaan ‎sehingga sumber utamanya adalah literatur-literatur yang terkait dengan penyakit impotensi dan ‎perkawinan baik dalam perspektif hukum islam maupun literatur yang relefan terkait kasus-kasus ‎impotensi.‎Hasil penelitian menunjukan bahwa perkawinan yang harmonis bagi penderita penyakit ‎impotensi adalah ketika calon suami dan istri bisa saling terbuka sehingga ada transparansi dan ‎tercapai keridloan dari pihak istri terhadap penyakit tersebut. Saling terbuka dan saling rela ini ‎penting dicapai sejak sebelum pernikahan sehingga niat untuk melakukan pernikahan yaitu untuk ‎melakukan ibadah, teman, nafkah, pelayanan, perlindungan atau tujuan lainnya. Dari sini rumah ‎tangga yang harmonis dapat tercapai karena hak istri untuk fasakh dengan alasan impotensi ‎sudah gugur.‎Dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa hukum perkawinan bagi seorang yang sudah ‎mengetahui bahwa dirinya menderita penytakit impotensi sejak sebelum melaksanakan ‎perkawinan adalah mubah dengan syarat dan ketentuan tertentu, salah satunya yaitu dengan ‎adanya keterbukaan dan transparansi antara kedua belah pihak yakni calon mempelai laki-laki ‎dan perempuan sehingga terjadi saling ridha terhadap akibat dan konsekuensi dari penyakit ‎impotensi tersebut. Sedangkan dalam perspektif hukum islam,hukum perkawinan bagi seseorang ‎yang sudah mengetahui bahwa dirinya menderita penyakit impotensi adalah boleh dengan syarat ‎dan ketentuan tertentu, seperti saling terbuka, saling mengetahui, dan saling ridha, sehingga ‎tujuan dari perkawinan tersebut telah disepakati oleh kedua belah pihak sebagai pemenuhan ‎fungsi pelayanan, perlindungan serta pertemanan. Kesimpulan ini diambil karena melihat bahwa ‎ada beberapa jenis impotensi yang bisa disembuhkan, beberapa contoh kasus nyata kesembuhan ‎impotensi dan juga kasus nyata dimana perkawinan dapat harmonis meskipun suami menderita ‎penyakit impotensi, akan tetapi hukum perkawinan bagi penderita penyakit impotensi bisa jatuh ‎menjadi makruh bahkan haram ketika tidak ada keterbukaan karna adanya unsur mendzalimi.‎Sejalan dengan kesimpulan diatas maka ada beberapa saran. Saran yang pertama adalah ‎hendaknya bagi calon suami istri melakukan tes kesehatan terlebih dahulu agar dapat diketahui ‎kemungkinan-kemungkinan kondisi kesehatannya, hendaknya calon suami-istri saling terbuka ‎sehingga tidak ada unsur mendzalimi satu sama lain, dan tujuan perkawinan harmonis sakinah ‎mawaddah wa rahmah dapat tercapai.‎

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Perkawinan ; Penderita Impotensi
Subjects: Hukum Islam
Nikah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Muhammady Zaky
Date Deposited: 26 Aug 2016 08:05
Last Modified: 12 Dec 2019 08:25
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/13326

Actions (login required)

View Item
View Item