Husnah, Siti Miftahul (2016) Sejarah berdirinya Klenteng Hok Sian Kiong di Kota Mojokerto. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (691kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (198kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (205kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (353kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (761kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (395kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (416kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (410kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (393kB) | Preview
E02212026_Siti Miftahul Husnah_2016 ok.pdf
Download (4MB)
Abstract
Penelitian ini mengambil lokasi di Klenteng Hok Sian Kiong Kota Mojokerto. Adapun tema yang penulis ambil tentang sejarah berdirinya klenteng Hok Sian Kiong di Kota Mojokerto, serta tanggapan masyarakat mengenai keberadaan klenteng Hok Sian Kiong. Bahwasanya penulis mengambil tema ini karena tertarik melihat tempat ibadah agama Khonghucu yang berada di tengah-tengah Kota Mojokerto, dengan arsitektur khas budaya China. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, yakni penelitian lapangan dan berdasarkan bukti-bukti yang nyata. Adapun hasil dari penemuan yang penulis lakukan adalah bahwasanya sejarah berdirinya klenteng Hok Sian Kiong di Kota Mojokerto didirikan pada tahun 1823 dengan perantara masyarakat Tionghoa yang masuk di Kota Mojokerto. Mereka melewati sungai Brantas dan kemudian menetap di Kota Mojokerto dan memilih tempat untuk berdagang di tengah-tengah kota. Kemudian pedagang Tionghoa itu membangun sebuah tempat ibadah (Klenteng) yang lokasinya di sekitar mereka berdagang, yakni berada di Jl. Panglima Sudirman, di Kelurahan Purwotengah Kecamatan Magersari Kabupaten Mojokerto. Adapun tanggapan dari masyarakat dan jemaat klenteng mengenai keberadaan klenteng tersebut, sekitar 80% memberikan unsur positif, karena dengan adanya klenteng Hok Sian Kiong, mereka bisa beribadah setiap hari dan bisa belajar agama. Dan sekitar 20% tanggapan dari masyarakat maupun jemaat berunsur negatif terhadap keberadaan klenteng yang hanya ada satu yang terdapat di Kota Mojokerto. Kebanyakan dari mereka memberi tanggapan terhadap keberadaan klenteng yang ada di lokasi perempatan jalan membuat rawan kemacetan jalan, sehingga membuat masyarakat maupun jemaat sendiri kurang nyaman dengan keberadaan klenteng tersebut.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sejarah; Klenteng; Khonghucu; tanggapan masyarakat |
| Subjects: | Perbandingan Agama Perbandingan Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama |
| Depositing User: | Husnah Siti Miftahul |
| Date Deposited: | 29 Aug 2016 02:10 |
| Last Modified: | 12 Feb 2025 05:06 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/13293 |
