Peningkatan pemahaman mata pelajaran IPS materi semangat kerja melalui teknik probing prompting pada siswa kelas III MI Bahrul Ulum Besur Sekaran Lamongan

Maharani, Iim (2016) Peningkatan pemahaman mata pelajaran IPS materi semangat kerja melalui teknik probing prompting pada siswa kelas III MI Bahrul Ulum Besur Sekaran Lamongan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (166kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (462kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (689kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Latar belakang Penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa kelas III pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial materi semangat kerja, dikarenakan metode guru dalam mengajar masi menggunakan metode ceramah dan penugasan. sehingga siswa sulit dalam memahami pelajaran yang mengakibatkan pemahaman siswa rendah. maka untuk meningkatkan pemahaman tersebut, diambil tindakan pembelajaran dengan penerapan teknik probing prompting. penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui Penerapan teknik probing prompting dalam meningkatkan pemahaman pada siswa kelas III MI Bahrul 'Ulum Besur Sekaran Lamongan. (2) Mengetahui peningkatan pemahaman materi semangat kerja setelah menggunakan teknik probing prompting pada siswa kelas III MI Bahrul 'Ulum Besur Sekaran Lamongan. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, metode PTK yang digunakan adalah model Kurt Lewin, yaitu satu siklus terdiri dari empat tahapan, meliputi: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. data dikumpulkan melalui taknik observasi, wawancara, dOkumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan teknik probing prompting berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan pada setiap siklusnya, hal ini terbukti dari hasil observasi aktivitas siswa mengalami peningkatan dari 72,72% pada siklus I menjadi 95,45% pada siklus II, sedangkan aktivitas guru pada siklus I 62,5% meningkat menjadi 93.75% pada siklus II. (2) Pemahaman siswa meningkat dari rata-rata siswa 55,63 pada pra siklus menjadi 73,63 pada siklus I meningkat menjadi 88 pada siklus II. Ketuntasan belajar siswa dari 27,27% pada pra siklus menjadi 63,63% pada siklus I meningkat menjadi 90,90% pada siklus II.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Pemahaman; teknik probing prompting; pembelajaran IPS
Subjects: Pendidikan > Teknik Probing Prompting
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: MAHARANI IIM
Date Deposited: 29 Aug 2016 03:13
Last Modified: 30 Oct 2024 02:50
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/13054

Actions (login required)

View Item
View Item