Dusturiyah, Mega (2016) Peranan K.H. Mahfudz Ma’shum dalam Perkembangan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Dukunanyar Dukun Gresik (1991-2012 M). ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (386kB) | Preview
Daftar isi.pdf
Download (570kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (765kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (705kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (854kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (698kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (522kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (455kB) | Preview
Abstract
Skripsi ini berjudul “Peranan K.H. Mahfudz Ma’shum Dalam Perkembangan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Dukunanyar Dukun Gresik (1991-2012)”. Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini adalah (1) Bagaimana Profil K.H. Mahfudz Ma’shum?, (2)Bagaimana Bentuk Perkembangan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum dibawah Kepemimpinan K.H. Mahfudz Ma’shum?, (3) Bagaimana Peranan K.H. Mahfudz Ma’shum dalam Perkembangan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Dukunanyar Dukun Gresik?.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode sejarah dengan pendekatan sosiologi. Metode sejarah ini digunakan untuk mengetahui atau mendiskripsikan peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Pendekatan sosiologi dimaksudkan untuk menjelaskan peranan sosial dari kiai yang mempengaruhi perkembangan pesantren dan dilingkungan kehidupam masyarakat. Dalam penelitian ini, penulis juga menggunakan 3 teori dari pendapat yang berbeda,gunanya sebagai alat bantu untuk menganalisis gejala-gejala tentang peristiwa masa lampau, yaitu: teori peranan dan teori perubahan sosial (Prof. Dr. Soerjono Soekanto) dan juga teori kepemimpinan (Max Weber).Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) K.H. Mahfudz Ma’shum lahir pada 6 Mei 1942 di Desa Dukunanyar Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik. K.H. Mahfudz Ma’shum putra ketiga dari K.H. Ma’shum Sufyan dan Nyai Hj. Masyrifah dan beliau memiliki garis keturunan dari Joko Tingkir, (2) Pondok Pesantren Ihyaul Ulum berdiri pada tahun 1951 M dan didirikan oleh K.H. Ma’shum Sufyan. Berdirinya pondok ini dilatarbelakangi oleh dorongan masyarakat sekitar yang ingin belajar agama Islam. Setelah K.H. Ma’shum meninggal pada tahun 1991, maka kepemimpinan beralih ke K.H. Mahfudz Ma’shum atas penunjukan langsung dari K.H. Ma’shum Sufyan, tetapi juga dilakukan melalui musyawarah keluarga. Pada kepemimpinan K.H. Mahfudz Ma’shum Pondok Pesantren Ihyaul Ulum mengalami banyak perkembangan, diantaranya; menambah bangunan pondok putra dan putri yang sebelumnya hanya 2 gedung, kini menjadi 4 gedung, mendirikan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ihyaul Ulum pada tahun 1998 M, dan mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada tahun 2012, (3) Peranan K.H. Mahfudz Ma’shum di dalam Pondok Pesantren Ihyaul Ulum antara lain; sebagai pengumpul dana, sebagai manager sumber daya manusia, dan sebagai inisiator pendirian STAI dan SMK Ihyaul Ulum.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peranan Kyai Haji; Pesantren |
| Subjects: | Agama Pesantren |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Kebudayaan Islam |
| Depositing User: | Dusturiyah Mega |
| Date Deposited: | 26 Aug 2016 06:26 |
| Last Modified: | 12 Nov 2019 04:38 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/12946 |
