Biyanto, Biyanto (2011) PESANTREN BURUH PABRIK: PEMBERDAYAAN BURUH PABRIK BERBASIS PENDIDIKAN PESANTREN. LKiS, Yogyakarta. ISBN 978-979-25-5341-3
Cover.pdf
Download (18MB) | Preview
Cover dalam.pdf
Download (223kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (79kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (755kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 6.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 7.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 8.pdf
Download (3MB) | Preview
Bab 9.pdf
Download (645kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
Persoalan kehidupan buruh pabrik di kota-kota besar sangat kompleks. Selain tuntutan kerja dari pabrik atau perusahaan tempatnya bekerja, upah yang diterima buruh pabrik juga belum memenuhi ketentuan sebagaimana standar upah minimum provinsi/kota (UMP/K). Buruh pabrik juga masih dihadapkan dengan banyak masalah internal mereka sendiri dalam interaksinya dengan masyarakat sekitar. Bahkan tidak jarang mereka justru menjadi sumber masalah kerawanan sosial yang mengganggu masyarakat.
Dari fenomena yang dihadapi buruh pabrik, terutama yang ada di kota-kota besar, itulah bermunculan komunitas-komunitas kecil yang kemudian menjadi embrio lahirnya pesantren buruh pabrik. Keberadaan pesantren buruh ini sejalan dengan adanya pembinaan kerohanian dalam bentuk kegiatan keagamaan di hamper semua pabri. Pembinaan keagamaan ini biasanya digerakkan oleh buruh berdasarkan ikatan agama. Misalnya, pembinaan keagamaan yang digerakkan oleh dan untuk buruh-buruh Muslim. Kegiatan ini biasanya menyatu dengan program pabrik sehingga memperoleh subsidi dari perusahaan.
Pesantren buruh pabrik didesain untuk kebutuhan pendidikan agama buruh pabrik. Mereka telah bekerja seharian sehingga seringkali mengalami kejenuhan dan kehampaan spiritual. Di tengah suasana kehidupan yang dialami buruh pabrik itulah pesantren ini hadir sebagai sarana pembinaan keagamaan. Buku berjudul Pesantren Buruh Pabrik ini pada awalnya merupakan hasil penelitian yang dilakukan tim peneliti Universitas Islam Negeri (UIN, dulu IAIN) Sunan Ampel selama tiga tahun. Penelitian dilaksanakan di pabrik-pabrik berskala besar dan sedang di Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto.
Hasilnya, penelitian terhadap buruh pabrik di empat kabupaten/kota meniscayakan adanya pesantren buruh pabrik. Tentu pesantren buruh pabrik ini tidak seperti pesantren pada umumnya. Itu karena yang menjadi santri adalah buruh pabrik yang sebagian besar waktunya dihabiskan untuk bekerja. Pesantren ini disesuaikan dengan waktu-waktu yang dimiliki buruh pabrik. Desain kurikulumnya juga dirancang sedemikian rupa agar tidak memberatkan santri buruh pabrik. Buku ini menyajikan jawaban atas kebutuhan buruh pabrik, cara mengatasinya, dan bagaimana pendidikan pesantren yang ideal bagi mereka. Buku ini sangat layak dibaca mahasiswa, dosen, kiai, aktivis buruh, pemerintah, dan pemerhati masalah sosial keagamaan
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Masyarakat Pendidikan Pesantren |
| Divisions: | Karya Ilmiah > Buku |
| Depositing User: | Users 225 not found. |
| Date Deposited: | 24 Aug 2016 00:48 |
| Last Modified: | 25 Aug 2016 08:58 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/12338 |
