ANALISIS UU NO. 23 TAHUN 2004 TERHADAP PUTUSAN NO. 765/Pdt.G/2014/PA.Spg. AKIBAT KDRT DI PENGADILAN AGAMA KABUPATEN SAMPANG MADURA

Rohana, Anisun (2016) ANALISIS UU NO. 23 TAHUN 2004 TERHADAP PUTUSAN NO. 765/Pdt.G/2014/PA.Spg. AKIBAT KDRT DI PENGADILAN AGAMA KABUPATEN SAMPANG MADURA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (195kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (298kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (727kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (454kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (363kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (450kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (210kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (211kB) | Preview

Abstract

Skripsi yang berjudul “Analisis UU No. 23 Tahun 2004 Terhadap Putusan No. 765/Pdt.G/2014/Pa.Spg. Akibat KDRT di Pengadilan Agama Kabupaten Sampang Madura” rumusan masalah adalah bagaimana perkara cerai gugat akibat KDRT pada putusan perkara Nomor 765/Pdt.G/2014/PA.Spg di Pengadilan Agama Kabupaten Sampang, bagaimana Analisis UU No. 23 Tahun 2004 terhadap perkara cerai gugat akibat KDRT pada putusan Nomor 765/Pdt.G/2014/PA.Spg di Pengadilan Agama Kabupaten Sampang Madura.Penelitian ini menggunakan metode analisis data deskriptif (kualitatif) karena dalam penelitian ini tidak berhubunga dengan angka-angka. Data penelitian dihimpun melalui studi dokumentasi yang selanjutnya dianalisis dengan deskriptif analisis menggunakan pola pikir deduktif.Perkara cerai gugat akibat KDRT pada putusan Perkara Nomor 765/Pdt.G/2014/PA.Spg di Pengadilan Agama Sampang karena suami memukul isteri dan berselingkuh, hal tersebut termasuk tindak kekerasan dalam rumah tangga dan pihak isteri mempunyai hak untuk mengajukan gugatan cerai. Analisis Undang-undang No 23 Tahun 2004 terhadap perkara cerai gugat akibat KDRT pada putusan nomor 765/Pdt.G/2014/PA.Spg di pengadilan Agama Sampang, dilihat dari Undang-Undang No 23 Tahun 2004 hakim mengabulkan dan memutus perkara tersebut telah sesuai dengan tujuan Undang-Undang di atas, karena ada tindak kekerasan yang dilakukan suami terhadap istri. Maka bagi suami hendaknya lebih memperhatikan lagi hak dan kewajiban dalam rumah tangga, sehingga tidak sampai terjadi adanya tindak kekerasan dalam rumah tangga karena sangat merugikan rumah tangga tersebut. Dan bagi para penegak hukum hendaknya bersikap adil dan mengadili perkara seadil-adilnya karena semua masyarakat mempunyai hak yang sama dimuka hukum baik laki-laki ataupun perempuan. Sehingga tidak ada salah satu pihak yang teraniaya jika lembaga hukum bersifat adil dan bijaksana dalam memutus suatu perkara.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Kekerasan; rumah tangga
Subjects: Gender
Hak Asasi Manusia
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Rohana Anisun
Date Deposited: 24 Aug 2016 03:25
Last Modified: 24 Aug 2016 03:25
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/12021

Actions (login required)

View Item
View Item