Shochichah, Nurush (2016) TAHLIL AL AKHTHA' AL LUGHAWIYAH FI KITABAH AL JUMAL LADA THALIBAT FASHL HADI 'ASYAR FI QISM AL LUGHAH BI MADRASAH AL IBROHIMI AL TSANAWIYAH AL ISLAMIYAH MANYAR GRESIK. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (923kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (527kB) | Preview
Daftar Isi. pdf.pdf
Download (482kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (692kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (701kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (723kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (810kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (455kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (525kB) | Preview
Abstract
Analisis kesalahan adalah sebuah proses untuk mengetahui kesalahan siswa agar memperoleh pembenaran. Dalam menganalisis kesalahan ada tiga tahap yaitu: mengidentifikasi kesalahan, mendeskripsikan kesalahan, dan interpretasi kesalahan. Berdasarkan hasil penelitian di MA Al-Ibrohimi Manyar Gresik, peneliti menemukan beberapa kesalahan dalam menulis kalimat. Maka peneliti ingin membahas hal ini dengan judul "TAHLIL AL AKHTHA' AL LUGHAWIYAH FI KITABAH AL JUMAL LADA THALIBAT FASHL HADI 'ASYAR FI QISM AL LUGHAH BI MADRASAH AL IBROHIMI AL TSANAWIYAH AL ISLAMIYAH MANYAR GRESIK". Adapun rumusan masalahnya adalah: 1. Bagaimana kesalahan berbahasa dalam menulis kalimat dengan tema "رئيس جديد" pada siswa kelas 11 jurusan bahasa MA. Al-Ibrohimi Manyar Gresik. 2. Apa penyebab kesalahan berbahasa dalam menulis kalimat dengan tema "رئيس جديد" pada siswa kelas 11 jurusan bahasa MA. Al-Ibrohimi Manyar Gresik. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam penelitian ini. dengan metode pengumpulan data berupa tes. Adapun hasil dari penelitian ini adalah terjadi 157 kesalahan. Adapun kesalahan terbanyak adalah kesalahan imla’ sebanyak 76 kesalahan dalam penulisan huruf, kekurangan, penulisan hamzah, dan tanda baca. Kesalahan yang kedua adalah kaidah nahwu sebanyak 59 kesalahan dengan kesalahan dalam susunan na’at, kekurangan أن diantara dua fi’il, isim ma’rifat, dan idhofah. Dan kesalahan terbanyak dalam susunan na’at. Dan kesalahan yang paling sedikit adalah kesalahan shorof sebanyak 22 dalam penggunaan dhomir, dan fi’il mudhorik. Adapun sebab-sebab terjadinya kesalahan tersebut adalah ketidak tahuan siswa akan kaidah yang sudah disepakati ahli bahasa, penggunaan kaidah yang kurang. Sedangkan sebab lainnya adalah pengajar kurang memberikan latihan dan kurangnya penggunaan metode dan media.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bahasa Arab |
| Subjects: | Pendidikan > Bahasa Arab Pendidikan |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Bahasa Arab |
| Depositing User: | Shochichah Nurush |
| Date Deposited: | 23 Aug 2016 07:54 |
| Last Modified: | 23 Aug 2016 07:54 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/11892 |
