Studi tentang Paguyuban Hardo Pusoro dan dampak terhadap pengikutnya di Kecamatan Asemrowo Kotamadya Surabaya

Qomariyah, Nur (1995) Studi tentang Paguyuban Hardo Pusoro dan dampak terhadap pengikutnya di Kecamatan Asemrowo Kotamadya Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of cover.pdf]
Preview
Text
cover.pdf

Download (89kB) | Preview
[thumbnail of daftar isi.pdf]
Preview
Text
daftar isi.pdf

Download (529kB) | Preview
[thumbnail of bab1.pdf]
Preview
Text
bab1.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of bab2.pdf]
Preview
Text
bab2.pdf

Download (4MB) | Preview
[thumbnail of bab3.pdf]
Preview
Text
bab3.pdf

Download (4MB) | Preview
[thumbnail of bab4.pdf]
Preview
Text
bab4.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of bab5.pdf]
Preview
Text
bab5.pdf

Download (565kB) | Preview
[thumbnail of daftar pustaka.pdf]
Preview
Text
daftar pustaka.pdf

Download (218kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini meneliti tentang paguyuban hardo pusoro dan dampak terhadap pengikutnya dikecamatan asemrowo kotamadya surabaya. Paguyuban hardo pusoro merupakan paguyuban yang berwawasan budaya spiritual bangsa. Paguyuban ini merupaka organisasi para penghayat kepercayaan kepada Tuhanyang Maha Esa, sebuah budaya yang hidup dan dihayati oleh sebagian bangsa indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode induksi, deduksi dan komparasi. Paguyuban hardo pusoro mengajarkan para pengikutnya untuk berbuat baik, tidak selalu menuruti hawa nafsu belaka. Dimana nafsu cenderung kepada hal-hal yang buruk seperti berpakaian mewah, berhias yang mencolok serta yang terpenting adalah menahan diri untuk tidak marah. Paguyuban ini didirikan oleh Ki Sumocitro anak dari Ki Joyopermadi yang masih keturunan dari ketol (tra beduk). Ketol merupakan sebutan untuk anak cucu keturunan sunan geseng. Banyak faktor yang melatarbelakangi mereka yang bergabung dengan paguyuban ini. Namun secara umum tujuan yang ingin dicapai dengan mengikuti paguyuban ini adalah sama yaitu ingin mendapatkan kebahagiaan hidup dunia dan akhirat. Hasil penelitian menyimpulkan faktor-faktor yang melatarbelakangi mereka yang bergabung dengan paguyuban ini adalah tingkat pendidikan yang rendah, tekanan ekonomi, memperoleh kebahagiaan dan pengaruh keturunan (orang tua). Paguyuban hardo pusoro didiirikan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan yang maha Esa disamping untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Dampak ajaran ini terhadap ajaran islam adalah merusak akidah islam dan orang islam yang mengikuti ajaran paguyuban ini termasuk murtad./FONT

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Paguyuban Hardo Pusoro
Subjects: Perbandingan Agama
Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Arsip Ushuluddin
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsa.ac.id
Date Deposited: 27 Mar 2014
Last Modified: 05 May 2020 15:09
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/11493

Actions (login required)

View Item
View Item