Hidayat, Sholihin (1989) Nahdlatul Ulama setelah kembali ke Khittah 1926. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (824kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (853kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (8MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (17MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (25MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (43MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (2MB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
Perhatian para ilmuwan, politisi, sejarawan dan juga para wartawan kepada NU semakin besar sejak NU menyatakan kembali kepada aslinya sebagai jamiyyah diniyah sebagaimana yang diputuskan dalam muktamarnya di Situbondo akhir desember 1984. Dalam penelitian ini penulis mengambil judul tentang Nahdatul Ulama setelah kembali ke hittah 1926. Dengan beberapa rumusan masalah yaitu: pertama, latar belakang didirikannya Nahdatul Ulama serta siapa yang mendirikannya. Kedua, hal- hal yang mendorong keluarnya NU dari PPP. Ketiga,keadaan NU setelah kembali ke hittah 1926. Dari penelitian ini penulis mengambil kesimpulan bahwa Nahdatul Ulama adalah Jamiyyah Diniyah yang didirikan untuk memerikan jawaban yang konkrit dari kalangan ulama dan santri terhadap situasi yang berkembang pada saat itu. NU telah tiga kali berubah menjadi aktivis politik yaitu Masyumi, Partai NU dan PPP. Setelah NU kembali ke hittah 1926, NU ditantang untuk mengadakan berbagai perubahan dan penyesuaian dengan situasi dan kondisi yang melingkupinya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nahdatul Ulama;, Hittah 1926 |
| Subjects: | Organisasi Masyarakat Nahdlatul Ulama |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Arsip Adab |
| Depositing User: | Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsa.ac.id |
| Date Deposited: | 10 Mar 2014 |
| Last Modified: | 28 May 2019 07:35 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/11433 |
