Novita, Rice (2013) KEHIDUPAN ISTRI BEKERJA DI LINGKUNGAN MASYARAKAT ISLAM: SUATU TINJAUAN TEORI FUNGSIONALISME STRUKTURAL ROBERT K. MERTON DI DESA SENDANGREJO, KECAMATAN DANDER, KABUPATEN BOJONEGORO. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (768kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (97kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (90kB) | Preview
Bab1.pdf
Download (222kB) | Preview
Bab2.pdf
Download (270kB) | Preview
Bab3.pdf
Download (590kB) | Preview
Bab4.pdf
Download (91kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (305kB) | Preview
Abstract
Di dalam skripsi ini ada satu rumusan masalah yang hendak dikaji, yaitu: Bagaimana kehidupan istri bekerja di lingkungan masyarakat Islam di Desa Sendangrejo Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian kaulitatif. Metode ini di pilih agar di peroleh data penelitian yang bersifat mendalam dan menyeluruh mengenai kehidupan istri an bekerja di lingkungan masyarakat Islam yang berada Di Desa Sendangrejo, yang nantinya data yang di peroleh kemudian akan di sajikan dengan menggunakan teori Fungsionalisme struktural Robert K. Merton.
Melalui pendekatan ini diharapkan skripsi ini mampu memberikan kesimpulan tentang wujud dari kehidupan perempuan pekerja di lingkungan masyarakat Islam, sehingga nantinya bisa memperkaya khazanah ilmu pengetahuan khususnya terkait dengan sosiologi.
Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) Kehidupan istri yang bekerja di lingkungan masyarakat Islam di Desa Sendangrejo, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, mereka sebagai perempuan, menyandang status ganda, atau peran ganda. Yaitu selain sebagai ibu rumah tangga, juga sebagai pencari nafkah tambahan untuk keluarga mereka. Mereka menjalani kehidupan sehari-hari dengan berbagai aktivitas dan kegiatan. Mereka banyak menghabiskan waktu untuk bergelut dengan pekerjaan atau mencari uang, dan tidak ketinggalan mereka juga tetap menjalankan kewajiban dan pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga. Mereka tinggal di lingkungan masyarakat Islam, akan tetapi mereka tetap memperoleh kebebasan untuk bekerja, dengan catatan tetap pada koridor-koridor aturan Islam.
Perempuan Islam atau seorang istri mempunyai hak untuk mengembangkan diri dengan berbagai cara, termasuk dengan cara bekerja.
Dengan bekerja bisa meningkatkan pengalaman, juga menambah ilmu. (2) Perempuan atau ibu rumah tangga banyak yang bekerja di daerah ini dikarenakan berbagai faktor dan alasan, diantaranya ingin menambah penghasilan keluarga, mengisi waktu luang, meraih cita-cita, dan sebagainya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Rr. Suhartini |
| Uncontrolled Keywords: | Istri Bekerja, Fungsionalisme Strutural Robert K. Merton |
| Subjects: | Sosiologi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Sosiologi |
| Depositing User: | Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsa.ac.id |
| Date Deposited: | 03 Feb 2014 |
| Last Modified: | 01 Apr 2015 02:30 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/11030 |
